Spanduk Permintaan Pelaku Dihukum Berat Sempat Terpasang di Rumah Irawati

Spanduk permintaan hukuman berat terhadap pelaku pembunuhan di Ulee Madon, Aceh Utara. @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Spanduk berisi tuntutan agar pelaku pembunuhan sadis di Ulee Madon dihukum berat sempat terbentang di rumah duka almarhumah Irawati di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Spanduk dengan tulisan warna merah itu bertuliskan, “Hukuman apa yang pantas dijatuhkan kepada pembunuh istri dan anak-anak yatim dibawah umur di Ulee Madon, Aceh Utara” dan dipasang sejak dua hari setelah kejadian tragis itu pada Selasa (7/5/2019).

Kepala Desa Ulee Madon, Tgk Salahuddin, saat konfirmasi aceHTrend, Sabtu (11/5/2019), menyebutkan dirinya juga melihat spanduk itu saat tahlilan ke rumah duka.

“Iya, saya sempat melihat sebuah spanduk yang dituliskan dengan tinta merah di atas sehelai kain putih saat saya melintas di depan rumah duka,” ujar Salahuddin.

Menurutnya, pihak keluarga yang memasang spanduk tersebut. Namun, dia menilai aksi itu wajar sebagai bentuk tuntutan atas peristiwa yang dialami keluarga tersebut.

“Pihak keluarga korban malah meminta agar pelaku dihukum mati. Karena hukuman itu yang pantas bagi pelaku yang keji membunuh keluarga mereka, itu yang disampaikan ke saya oleh keluarga,” sebut Salahuddin.

Namun pantauan aceHTrend siang tadi, Sabtu, (11/5/2019) spanduk tersebut sudah tidak ada lagi.

Sebelumnya pihak penyidik Polres Lhokseumawe mengatakan tersangka Aidil Ginting akan dijerat dengan pasal berlapis dengan hukuman mati atau seumur hidup.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK