Jualan Mi di Siang Hari, Seorang Pedagang dan Tiga Pria di Lhokseumawe Ditangkap Satpol PP dan WH

Kepala Satpol PP dan WH, Kota Lhokseumawe, Irsyadi, menunjukkan barang bukti. @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berjualan mi di siang di bulan Ramadan. Penggerebekan itu dilakukan di Gampong Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (13/5/2019).

Selain mengamankan penjual tersebut, turut ditangkap pengunjung yang sedang makan siang di warung tersebut, masing -masing berinisial M, F, dan MA, ketiganya warga Keude Aceh, Kota Lhokseumawe.
Sedangkan seorang lainnya berinisial FM, warga Desa Simpang Keuramat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Irsyadi, kepada wartawan mengatakan, awalnya mereka menerima informasi bahwa di sebuah warung kecil milik SA, dijual penganan selama siang hari.

“Saat kita datangi ternyata benar, maka kita bawa mereka semua ke kantor. Barang buktinya berupa mi, rokok, dan penganan ringan lainnya. Empat pria dan satu wanita yang kita tangkap,” katanya.

Dia menyebutkan, pembinaan terus dilakukan pada masyarakat agar tidak berjualan sebelum pukul 16.00 WIB. Pemerintah Kota Lhokseumawe sudah mengeluarkan imbauan tentang jam berjualan selama bulan Ramadan.

Di Kantor Satpol PP, para pria yang tidak berpuasa ini diberi hukuman dijemur di bawah terik matahari sekitar satu jam. Setelah itu mereka diberi nasihat dan menulis surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Kita bina dulu, tadi sudah diizinkan pulang dengan membuat perjanjian tak mengulangi perbuatan lagi,” pungkas Irsyadi.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK