Keluarga Irawati Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Muzakir @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Keluarga korban pembantaian seorang IRT bersama dua anaknya oleh suami ketiga korban di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Aceh Utara meminta agar pelaku dijerat dengan hukuman mati.

“Kami keluarga korban pembunuhan, meminta agar pelaku kejahatan Aidil Ginting asal Sumatera Utara itu dihukum mati sesuai dengan perbuataannya yang tidak sesuai lagi dengan manusia,” kata keluarga korban, Muzakkir Zainal Abidin, saat dijumpai di rumah duka, Senin malam (13/5/2019).

Dia menjelaskan, sebelum kejadian korban dan pelaku sering bertengkar gara-gara harta, bahkan dirinya selaku ahli waris harta anak-anak korban pernah diancam bila tidak mau menandatangani surat mengenai harta tersebut.

“Satu bulan dulu, saya pernah diancam akan dibunuh oleh pelaku. Saat itu pelaku melalui istrinya (korban) menyuruh saya menandatangani pengalihan harta tersebut, tapi saya tidak mau melakukannya, bahkan saya siap akan memperjuangkan harta anak yatim itu hingga nyawa saya taruhannya,” kata Muzakkir selaku adik dari Munzir Zainal Abidin, suami pertama korban (Irawati).

Muzakkir mengungkapkan, suami pertama korban (abangnya) membangun rumah tersebut untuk anak-anaknya, bukan untuk dijual, bahkan dia mengatakan jika anak-anak tersebut butuh biaya lebih baik mereka itu tinggal bersamanya dan dia yang menanggung semua keperluaan mereka.

Sebelumnya, Muzakkir juga pernah meminta pihak kepala dusun untuk mengecek keberadaan orang di rumah tersebut, setelah dia mendapat laporan korban sudah menikah dengan pelaku tanpa sepengetahuan dirinya.

Setelah itu, dia minta kepada kepala dusun jika tidak jelas orang tersebut diusir saja, karena dia tidak berhak tinggal di rumah tersebut, karena itu rumah anak-anak. Saat itu pihak kepala dusun menjumpai pelaku, saat dimintai surat nikah tidak ada, hanya mengatakan mereka sudah menikah di Medan.

Sebelumnya, tersangka pembunuhan Aidil Ginting suami ketiga korban pembunuhan ditangkap di bundaran Lambaro oleh Tim Jatanras Polda Aceh bersama Satreskrim Polres Lhokseumwe usai empat jam setelah melakukan pembunuhan terhadap istrinya Irawati (35) dan dua anak tirinya Zikra (12) dan Yazid (16 bulan) di Gampong Ulee Madon, Kecamata Muara Batu, Selasa (7/5/2019) lalu sekitar pukul 02.00 WIB.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK