YARA Abdya Laporkan Debt Collector Mandala ke Polisi

Ketua Yara Abdya, Miswar, SH @acehtrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaporkan dua orang penagih utang atau debt collector Mandala Abdya, yaitu ZD dan DD ke SPKT Polres Abdya. Laporan itu karena keduanya telah merampas sepeda motor nasabah leasing berinisial CH pada 13 Maret 2019 yang kini menjadi klien YARA Abdya.

“Mereka berdua ini telah melakukan penarikan atau perampasan secara paksa terhadap klien kami pada 13 Maret 2019 lalu. Eksekusi yang dilakukan oleh keduanya karena klien kami ini macet cicilannya,” ungkap Ketua YARA Abdya, Miswar, melalui rilis yang diterima aceHTrend, Senin (20/5/2019).

Miswar mengatakan, penarikan yang dilakukan debt collector tersebut tanpa disertai dengan dokumen yang sah dan juga tidak melampirkan surat peringatan pertama sampai ketiga. Mereka juga tidak menunjukkan sertifikat fidusia dan atau membawa putusan pengadilan sesuai dengan Undang-Undang Fidusia tahun 1999 dan peraturan Menteri Keuangan nomor 32 tahun 2012 yang khusus mengatur tentang Tata Cara Penarikan Kendaraan Bermotor pada konsumen yang telah macet cicilannya.

“Maka kami mendesak pihak Polres Abdya untuk mengusut tuntas permasalahan ini dengan segera menangkap debt collector tersebut dan juga diproses sampai kepada pihak-pihak yang diduga menyuruh mereka melakukan tindak pidana terkait,” tegas Miswar.

Miswar menyebutkan, YARA Kabupaten Abdya juga membuka posko pengaduan mengenai debt collector yang mengambil paksa jaminan fudisia tanpa dilampirkan dokumen-dokumen persyaratan kepada konsumen lainnya.

“Jika ada penarikan paksa sepeda motor tanpa dokumen yang sah sesuai undang-undang dan peraturan lainnya yang sudah ditetapkan, silakan membuat laporan. Kami YARA Abdya siap memberikan pedampingan hukum dan advokasi kepada masyarakat yang mana hak-hak hukumnya dilanggar dan dirampas,” ujar Miswar.[]

KOMENTAR FACEBOOK