Tanggapi Gugatan Kubu Prabowo, Begini Kata Yusril

Presiden Joko Widodo bertemu Yusril Ihza Mahendra di Kompleks Istana Presiden Bogor, Jumat (30/11/2018). Foto: Kompas.com

ACEHTREND.COM, Jakarta – Kuasa hukum Jokowi – Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra meminta pihaknya siap berpartisipasi sesuai dengan sengketa hasil pemilihan presiden 2019. Ini terkait dengan rencana kubu Prabowo Subianto-Sandiaga.

“Kami hormati Paslon 02. Kami pun siap-siap maju karena pihak terkait,” ujar Yusril Ihza Mahendra di Posko Cemara, Jakarta pada Selasa, 21 Mei 2019.

Yusril mengatakan, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf pun menerima persetujuan dan menyanggah gugatan dari pihak pemohon, yaitu paslon 02. Yusril dalam perkara ini akan bekerja sama dengan Direktur Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma’ruf, Ade Irfan Pulungan, meminta beberapa sidang untuk sidang perkara di MK.

“Beberapa hari lalu sudah selesai para advokat tergabung dengan tim advokasi pembelaan TKN,” ujar Yusril. Kendati demikian, Yusril yang pernah menjadi saksi ahli untuk pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa pada 2014 lalu, penilaian perkara ini tidak akan dengan mudah membuat kubu Prabowo.

Yusril menyebut, sejak 2004, semua meminta sengketa Pilpres ditolak karena memang pembuktian kecurangan pemilu disetujui perkara mudah. “Perkaranya simpel, tapi membuktikannya berat sekali,” ujar dia.

Pakar hukum tata negara menyebutkan, berdasarkan pengalamannya bolak-balik meminta perkara pemilu, paling banter bisa memohon suara pemungutan ulang (PSU) di sesuai TPS. Itu pun menang.

“Ya memang saya kira sebagai advokat profesional, berat dan pasti tidak mudah untuk membuktikannya. Ya, tapi kami yang menang harus berusaha konstitusional yang harus dilewati,” ujar dia.[]

Sumber : TEMPO

Editor : Irwan Saputra

KOMENTAR FACEBOOK