Mobilnya Dibakar di Asrama Brimob Petamburan, Erlanda Tak Kuasa Menahan Duka

Erlanda (31) kala berada di depan asrama Brimob Petamburan. ia mengaku sedih karena mobilnya dibakar oleh pelaku kerusuhan. Foto: detik

Lelaki berjaket biru itu hanya bisa mematung di depan asrama Brimob Petamburan, Jalan KS. Tubun, Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019). Satu unit mobil milik lelaki berusia 31 tahun itu ludes dilalap sijago merah. Kendaraan yang baru dipakai olehnya selama tiga tahun itu, hangus setelah dibakar oleh sekelompok orang yang membuat kericuhan pada aksi 22 Mei.

Erlanda, demikianlah nama lelaki tersebut. Ia sehari-hari memang memarkirkan mobil minibusnya di depan asrama Brimob Petamburan. Pada malam peristiwa itu, Erlanda sedang berada di rumahnya di dekat asrama Brimob.

“Aku pakai mobil ini sudah 3 tahun, mobil pertama. Makanya ya namanya musibah kita juga nggak pengin, tapi kalau sudah kejadian, ya…,” kata Erlanda, seperti dilansir detik.com.

kala bercerita, Erlanda terlihat dilema. Ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Mobil satu-satunya dan mobil pertama pula, kini tinggal kerangka. Bukan oleh kesalahnnya, tapi karena angkara murka pembuat rusuh.

Ia bercerita, saat sekelompok orang membakar belasan mobil di depan asrama Brimob, Erlanda sedang makan sahur di rumah. Ia kaget ketika mengetahui adanya pembakaran itu dari temannya. Segera ia berlari ke tempat kejadian. Kobaran api telah meninggi, ia melihat mobilnya leluasa dilalap sijago merah.

“Di rumah lagi sahur, kita juga nggak ada yang tahu. Tiba-tiba rame aja, langsung lari ke sini,” ujar Erlanda.

Kini dia berupaya agar mobilnya bisa diganti oleh pihak asuransinya. Dia juga akan membuat laporan polisi agar kembali bisa memiliki mobil.

“Ya diasuransikan, sekarang persyaratan lagi penuhi, mau bikin laporan polisi. Jadi ini mau ke polisi,” katanya.

Pembakaran di depan asrama Brimob Petamburan terjadi pada Selasa (21/5) dini hari lalu. Selain melakukan pembakaran, massa terlibat bentrok dengan polisi.

Rangkaian bentrokan terus terjadi hingga Kamis dinihari. Sekitar pukul 03.30 WIB, massa akhirnya mundur dan membubarkan diri.

Sumber: detik/dbs

KOMENTAR FACEBOOK