Polisi Ringkus Penjambret Antarkabupaten di Aceh Utara

Barang bukti yang diamankan polisi.

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Anggota Polres Lhokseumawe menangkap dua pemuda yang diduga anggota sindikat jambret antarkota/kabupaten di Gampong Keude Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Sabtu (16/5/2019).

Keduanya, yaitu MU (23) dan RJ (16) yang masih berstatus pelajar. Keduanya berasal dari Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. Polisi terpaksa melumpuhkan MU dengan timah panas karena mencoba melawan petugas saat ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sartijo mengatakan, kedua pelaku merupakan sindikat curas atau jambret sadis yang sering beraksi di tengah malam dan siang hari.

“Kedua pelaku diringkus oleh tim Satreskrim Polres Lhokseumawe terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pencurian dengan kekerasan,” katanya, Minggu (26/5/2019).

Pada Minggu (21/4/2019) tersangka MU bersama rekannya beroperasi di kawasan Terminal Baru L300 Keude Aceh dan berusaha menjambret tas milik korban bernama Sajdiah Velayati, anggota Polwan Polres Lhokseumawe.

Selanjutnya pada Sabtu(18/5/2019) di Gampong Meuria Paloh tersangka juga merampas tas, HP, serta cincin milik mahasiswa Unimal, Debilia, saat pulang buka puasa bersama dengan kawannya. Pada 22 Mei, ia juga beroperasi di Gampong Meunasah Nga Kecamatan Syamtalira Bayu, pada 23 Mei keesokan harinya beroperasi di Kandang, Kota Lhokseumawe, dan di tiga TKP sekaligus, yaitu di Keude Geuong, Aceh Utara dan Meuria Paloh dan Blang Panyang di Kota Lhokseumawe pada 24 Mei 2019.

Terakhir, ia melakukan aksinya di kawasan Pulo Ara dan Geurugok, Kabupaten Bireuen pada Sabtu (25/5/2019) yang mengakibatkan tiga korban terdiri atas suami, istri, dan anak berusia 7 tahun mengalami luka berat karena terjatuh dari sepeda motor saat sedang tarik menarik tas antara korban dengan pelaku.

Agus Sarjito menambahkan, pelaku dengan rekannya kembali melakukan aksinya pada malam yang sama di TKP depan RS Cut Meutia hingga akhirnya anggota berhasil mengendus keberadan tersangka. Selanjutnya dilakukan pengejaran hingga Simpang Rangkaya, Aceh Utara, lalu dilakukan penyergapan dan diberikan tindakan tegas terukur karena tersangka saat melakukan penyerangan kepada petugas.

Barang bukti diamankan 1 unit sepmor Honda CB150R warna hitam les merah, 4 unit HP Android merk Samsung, 1unit HP merk Xiaomi warna putih, 1 unit HP merk Samsung warna biru, 1 buah helm merk GM, 1 buah tas sling bag, 1 buah dompet merk Lacoste, dan 1 buah arloji merk DKNY.

“Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 363 Jo Pasal 365 Subs Pasal 362. Sementara keduanya saat ini sudah diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk dilakukan perkembangan lebih lanjut,” jelasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK