Begini Kronologi Penangkapan Oknum PNS Penyebar Ujaran Kebencian untuk Jokowi

Kasman (baju putih) @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Oknum PNS Abdya, Kasman, ditangkap tim Polda Aceh dibantu personel Polres Abdya di Gampong Ladang Neubok Kecamatan Jeumpa, Abdya sekitar pukul 22.30 WIB pada Sabtu malam (25/5/2019).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo dalam keterangan tertulis yang diterima aceHTrend, Minggu malam (26/5/2019) menyebutkan, yang bersangkutan bekerja sebagai PNS di Kantor Camat Kuala Batee, Abdya.

“Dia ditangkap atas dugaan tindak pidana penghinaan dan atau pencemaran nama baik dan atau penyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu (SARA),” ungkap Agus Sartijo.

Ia menjelaskan, awalnya tim Polda Aceh beserta Sat Reskrim Polres Abdya sekira pukul 22.30 WIB mendatangi rumah Kasman di Gampong Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa. Selanjutnya, kata Agus, Kasman lansung dibawa menuju ke Mapolres Abdya untuk dilakukan proses penyidikan.

“Yang bersangkutan langsung kita amankan ke Mapolres Abdya untuk pemeriksaan. Dan kita juga mengamankan satu unit HP merk Vivo tipe Y15 sebagai barang bukti,” jelasnya.

Ujaran kebencian terhadap kepala negara yang mengandung unsur SARA tersebut dibagikan di akun Facebook-nya. Dari hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengaku telah menyebarkan unggahan tersebut, tetapi mengaku tidak ada maksud dan tidak bertujuan menghina.

“Dan dia mengaku tidak berpihak kepada pasangan calon presiden/wakil presiden 01 Jokowi-Makruf Amin atau pasangan calon presiden/wakil presiden 02 yakni Prabowo-Sandi. Sampai saat ini Kasman sedang dilakukan proses penyidikan lebih lanjut guna mengetahui apa motifnya melakukan tindak pidana tersebut,” pungkas Agus.[]

KOMENTAR FACEBOOK