Mahasiswa di Lhokseumawe Gelar Aksi Tutup Mulut

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Sekelompok mahasiswa dari Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (Ek-LMND) melakukan aksi tutup mulut di depan Taman Riyadah, Kota Lhokseumawe, Senin (27/5/2019). Para mahasiswa tampak menutup mulutnya dengan lakban hitam dan ada yang memegang karton bertuliskan pesan tolak kapitalisasi sumber daya alam.

Dalam aksi itu, mahasiswa mempertanyakan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) terkait pembagian hasil pengembangan Blok Migas Lhokseumawe oleh PT Zaratex NV.

Koordinator aksi, Beni Ernesto mengatakan, pihaknya menolak kapitalisasi sumber daya alam, di mana 40 tahun lalu masyarakat Aceh khususnya Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara hanya merasakan angin surga yang diberikan dari hasil kapitalisasi tersebut.

Menurutnya, kapitaliasi hanya akan mengisap sehabis-habisnya SDA untuk kepentingan pribadi bukan kepentingan rakyat. Seharusnya kata dia, perusahaan migas yang beroperasi di Aceh menjalankan sesuai dengan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) dimana pembagiannya 70 persen untuk Aceh dan 30 persen untuk pusat.

“Tapi hingga saat ini tidak ada pembagian secara real yang sesuai dengan UUPA, maka itu yang kami tuntut. Selain itu kami pertanyakan apa fungsi BPMA jika emang itu tidak dilakukan,” ujarnya.

Merek juga meminta agar Pasal 33 UUD 1945 dan UU nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh benar-benar diimplementasikan.

“Selain itu implementasikan PP Nomor 23 tahun 2015 tentang pengelolaan bersama sumber daya alam minyak dan gas bumi di Aceh,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK