Selama 2019 Aceh Alami 237 Bencana dengan Kerugian Hingga Rp51 Miliar

Luapan banjir membelah jalan yang terputus di Desa Blang Bungong, Tangse. @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sejak Januari hingga Mei 2019, Aceh mengalami 237 kejadian bencana alam. Akibatnya, sebanyak dua orang meninggal dunia, 11 orang terluka, dan 18.696 jiwa terdampak bencana. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 381 orang dan 3.387 rumah terdampak.

“Kerugian mencapai Rp51,7 miliar rupiah,” kata Kepala BPBD Aceh Teuku Ahmad Dadek melalui rilis yang diterima aceHTrend di Banda Aceh, Rabu,  (29/05/2019).

Menurut Ahmad Dadek, bencana kebakaran pemukiman masih mendominasi yakni sebanyak 105 kali. Dengan kerugian yang diakibatkan oleh bencana ini sebanyak Rp22.785.000.000. Bencana yang paling banyak memakan korban pada awal 2019 adalah banjir genangan dan banjir bandang di Aceh Tenggara yang merendam 2.171 rumah dan berdampak pada 8.378 jiwa. Total kerugian dari seluruh bencana banjir genangan dan banjir bandang mencapai Rp20.525.000.000.

“Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi yakni sebanyak 47 kali menghanguskan 68,5 hektare lahan di awal tahun 2019 (Januari-Mei) dengan prediksi kerugian Rp804.000.000,” ujarnya.

Sementara untuk kejadian angin puting beliung terjadi sebanyak 28 kali paling banyak terjadi di Kabupaten Bener Meriah, yakni 8 kali kejadian dengan total kerugian yang dialami sebanyak Rp3.190.000.000. Selanjutnya gempa bumi terjadi 11 kali paling banyak terjadi di Kota Sabang dengan magnitude yang berkisar antara 5,1-5,5 SR dan tidak berpotensi tsunami.

Untuk intensitas longsor juga masih tinggi dari bulan Januari-Mei 2019 tercatat 22 kali kejadian dan paling banyak terjadi di Kabupaten Aceh Barat sebanyak 4 kali kejadian. Kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 3.388.500.000.

Menurut Ahmad Dadek semua bencana juga berdampak pada 7 sarana pendidikan, 1 sarana kesehatan, 6 sarana pemerintahan, 5 sarana ibadah. Berdampak pula pada 1,227 meter badan jalan, 4 jembatan, 66 ruko, dan 1 pasar.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK