Siasati Tiket Mahal, Pemudik dari Jakarta ke Aceh Pilih Via Kuala Lumpur

Ilustrasi

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Mahalnya tiket pesawat membuat para pemudik harus mengatur siasat agar tetap bisa pulang ke kampung halaman. Berkumpul dengan keluarga di hari Lebaran merupakan motivasi utama yang tak bisa dibendung oleh melonjaknya tiket pesawat dalam beberapa waktu terakhir.

Selain memilih moda transportasi darat atau laut, khusus bagi pemudik dari Jakarta yang ingin pulang ke Aceh bisa memilih “mampir” terlebih dahulu ke Kuala Lumpur untuk menekan pengeluaran tiket. Hal itulah yang dilakukan oleh Hayatun Nufus, yang mudik dari Jakarta ke Aceh bersama keluarganya pada pekan lalu.

“Dengan memilih rute Jakarta-KL-Banda Aceh, kami hanya mengeluarkan ongkos sekitar Rp1,2 juta per orang. Jadi untuk berlima kami hanya mengeluarkan biaya tiket sebesar Rp5,6 juta,” ujar Nufus kepada aceHTrend, Kamis (30/5/2019).

Jumlah itu jauh lebih ekonomis dibandingkan pulang kampung melalui maskapai dalam negeri yang kisaran tiketnya antara Rp1,9 juta per orang hingga Rp2,5 juta per orang untuk Jakarta-Banda Aceh.

Namun, tak semua pemudik mengambil alternatif seperti yang dilakukan Hayatun Nufus. Pemudik lainnya, Rulianti Wahyuni, yang juga pulang ke Aceh dari Jakarta dua pekan sebelumnya memilih membayar harga mahal demi efisiensi waktu dan hemat tenaga. Yang penting bisa segera pulang ke Aceh dan bertemu keluarganya di Lhoksukon.

“Karena saya sendiri, kalau ramai mungkin juga akan mengambil alternatif ‘main’ dulu ke negeri orang hehehe,” kata Yuyun, Minggu (2/6/2019).

Tahun-tahun sebelumnya kata Yuyun, walaupun harga tiket pesawat mengalami kenaikan saat peak season (musim puncak) seperti menjelang Lebaran, tahun baru, atau Natal, tetapi kisarannya tak lebih dari Rp2 juta.

Sementara itu, pemilik Glory Travel Banda Aceh, Ridha Sahputra mengatakan, sejak kenaikan harga tiket pesawat ia mengakui ada penurunan penumpang pribadi yang membeli tiket via travelnya mencapai 40 persen. Hal ini dipicu oleh mahalnya harga tiket ditambah beban bagasi yang sangat memberatkan penumpang.

“Harga bagasi Rp38 ribu per kilogram. Kalau harga tiket termurah ke Aceh saat ini sekitar Rp1,9 juta, tapi untuk Aceh itu masih sangat mahal, karena kalau melalui Kuala Lumpur, Rp1,3 juta sudah sampai Jakarta,” kata Ridha.

Di situs penjualan tiket online Traveloka, untuk penerbangan dari Jakarta ke Banda Aceh tanggal 3 Juni 2019, harga tiket untuk kelas ekonomi terlihat bervariasi mulai dari Rp2.831.800 per orang, Rp4.626.900, Rp5.376.900 hingga Rp 9.201.900 per orang.

Untuk harga tiket Rp2.831.800, penumpang diberangkatkan dengan Batik Air pada pukul enam pagi via kualanamu, setelah transit selama enam jam lebih baru dilanjutkan ke Banda Aceh dengan Lion Air.

Ada juga yang harga tiket Rp4.626.900 per orang. Keberangkatan via Jakarta menuju Kuala Lumpur terlebih dahulu, kemudian transit sekitar 5 jam di Kuala Lumpur. Penerbangan dilanjutkan kembali dari Kuala Lumpur ke Langkawi, transit 5 jam di Langkawi, lalu lanjut ke Subang Kuala Lumpur, di sini transit selama 2 jam. Baru setelah itu terbang ke Penang dan dari Penang dilanjutkan ke Banda Aceh. Bisa dibayangkan berapa banyak waktu yang dihabiskan?

Sedangkan yang untuk tiket harga Rp 9.201.900, penerbangan dari Jakarta dengan Batik Air via Kualanamu, setelah transit sekitar tiga jam baru dilanjutkan ke Banda Aceh menggunakan Lion Air. Sedangkan untuk kelas bisnis harga tiket berkisar antara Rp7.840.125 dan Rp11.293.200.[]

KOMENTAR FACEBOOK