Angka Kecelakaan Mudik Lebaran Turun Lebih 50 %

ACEHTREND.COM,Jakarta- Kini, sebagian besar pemudik sudah sampai di kampung halaman. Sejauh ini menurut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kejadian kecelakaan dan korban meninggal saat mudik menurun signifikan, lebih dari 50 persen.

Data Kemenhub menunjukkan, pada tahun 2019, jumlah korban kecelakaan tiga hari sebelum lebaran menurun signifikan. Tepatnya 53,6 persen dibandingkan tahun 2018 pada periode yang sama.

Penurunan pun terlihat pada jumlah korban meninggal saat mudik. Dari 29 korban pada 2018, menjadi 16 korban pada tahun 2019.

“(Tren) kecelakaan, laporan tadi dibanding tahun lalu turun drastis ya, baik kejadian maupun korban kecelakaannya,” ujar Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019, Sigit Irfansyah Senin (3/6/).

Tren positif ini, menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya dipicu beberapa faktor.

Pertama, pemudik bermotor. “Motor kecenderungannya menurun,” kata Budi di kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (3/6/2019).

Bagaimanapun mereka yang mudik bersepeda motor masih puluhan ribu jumlahnya. Tahun ini, mereka terpantau ramai melintasi Pantura di sekitar Balonggandu.

Hal ini diungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dalam keterangan resmi, Senin (3/6/2019).

Pada H-7 (29/5) jumlah motor yang melintas naik 127 persen. Jika pada 2018 ada 42.556 unit, pada 2019 terdapat 96.627 unit.

Pada H-6 (30/5) terjadi kenaikan 138 persen. Dari 34.838 pada 2018 menjadi 83.128 unit pada 2019.

Padatnya jalur Pantura oleh sepeda motor, salah satunya lantaran pemudik yang menggunakan mobil memilih jalur tol. Ini juga yang menurut Menhub memengaruhi turunnya angka kecelakaan.

“..pemudik ini rata-rata menggunakan jalan tol. Kalau jalan tol ini relatif terkontrol dengan arah apalagi dengan one way,” tambahnya.

Faktor lain, menurut Pak Menteri adalah penindakan terhadap bus tak laik operasi baik oleh Polri maupun Dinas Perhubungan. Karena itu, Budi meminta kedua pihak untuk lanjut menegakkan aturan.

Sigit menambahkan, masyarakat juga makin sadar akan aspek keselamatan. Alih-alih nekat naik motor bersama keluarga, banyak yang memilih ikut paket mudik.

“Sekarang banyak yang paket mudik sekalian bawa sepeda motor dan orangnya diangkut, dan itu jumlah mudik gratis kalau dari Perhubungan Darat sendiri sekitar 1.500 bus, belum yang pihak swasta, luar biasa sekali. Mudik gratis ini kami pusatkan di banyak tempat. Jadi, ini yang juga memicu penurunan terjadinya kecelakaan,” papar Sigit.

Berbeda dalam hal jumlah, Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) juga mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas saat mudik.

“Angka kecelakaan alhamdulilah tahun ini menurun 60 persen dibandingkan tahun 2018 dengan periode yang sama, yakni H-7 sampai H-4 sebelum Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kepala Posko Operasi Ketupat 2019 Korlantas Polri, Kombes (Pol) Bakharuddin Muhammad Syah, di kantor Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Menyoal kecelakaan lalu lintas, Kakorlantas Polri, Irjen Refdi Andri menyatakan hal ini disebabkan jarak jauh yang ditempuh tidak setara dengan waktu istirahat. Alhasil kondisi ini membuat konsentrasi berkurang.

Sumber: Beritagard.
Foto: Kompas

KOMENTAR FACEBOOK