Perkuat Ukhuwah, Unsyiah dan IKA Unsyiah Gelar Halalbihalal

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Setelah merayakan Idulfitri, menjadi kebiasaan di Aceh, ukhuwah dan silaturahmi dilanjutkan dalam berbagai kesempatan, salah satunya dengan menggelar halalbihalal. Tidak terkecuali oleh civitas akademika Universitas Syiah Kuala dan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA Unsyiah) yang melaksanakan halalbihalal di Gedung IKA Unsyiah, Darussalam, Kamis (13/06/2019).

Halalbihalal tahun ini mengangkat tema “Melalui Halalbihalal Kita Perkuat Ukhuwah Islamiah Menuju Unsyiah Unggul, Inovatif, Mandiri, dan Terkemuka” itu dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Menghadirkan Penceramah Ustaz Fachruddin Lahmuddin.

Drs. Sulaiman Abda M.Si Ketua Umum IKA Unsyiah dalam sambutannya menyampaikan, halalbihalal kali ini digelar di Gedung IKA Unsyiah. “Bersama rektor dan wakil rektor kita putuskan halalbihalal tahun ini diselenggarakan di Gedung IKA, agar alumni dan kita semua dapat bersilaturahmi di rumah para alumni. Alhamdulillah kita telah memiliki gedung alumni yang insyaallah sangat representatif,” kata Sulaiman Abda.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt Sekda Aceh mengatakan, Pemerintah Aceh menyambut baik kolaborasi yang terbangun selama ini antara Pemerintah Aceh dan Unsyiah sebagai jantung hati rakyat Aceh.

“Unsyiah adalah laboratorium bagi pemerintah daerah, pentingnya sinergisitas antara pemerintah dan kampus, sebab itu kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan Unsyiah merupakan kekuatan untuk mewujudkan visi Aceh Hebat, kita sambut halalbihalal hari ini sebagai penguat hubungan Pemerintah Aceh dengan Civitas akademika Darussalam,” kata PLT Sekda Aceh, Helvizar.

Pada sesi ceramah, Ustadz Fakhruddin Lahmuddin mengungkapkan forum halalbihalal dapat menjadi momen silaturahmi bagi yang belum bertemu ketika Idulfitri, juga tempat untuk saling berbagi. Ustaz Fakruddin mengutip yang disampaikan oleh Plt Sekda adalah bagian dari sharing membawa Aceh Hebat.

Ustaz Fachruddin juga menyampaikan, halalbihalal adalah tradisi silaturahmi di Indonesia, meskipun secara bahasa memakai bahasa Arab. Kemudian Ustaz Fakhruddin mengatakan silaturrahmi pada halalbihalal menjadi sarana rekonsiliatif.

“Jika ada sesuatu masalah maka diselesaikan, jangan diperbesar, begitu pula kepada setiap penyampai berita jangan karena tujuan mengolah berita dengan tujuan mengejar marketable tanpa mempertimbangkan maslahatnya.”

Ustadz Fakhruddin juga menyinggung mengenai berita hoaks yang menjadi sumber fitnah, membuat umat berpecah belah. Sebab itu Ustaz Fakhruddin mengajak hadirin menjaga dan mengedepankan ukhuwah.

Menjelang penutupan ceramah, Ustaz Fakhruddin mengajak civitas akademika Unsyiah dan alumni yang tergabung dalam IKA Unsyiah untuk memperkuat ukhuwah dalam mendorong Unsyiah yang unggul, inovatif, mandiri, dan terkemuka.

Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal mengajak seluruh alumni Unsyiah untuk memperkuat Unsyiah menjadi Universitas terkemuka. Pada kesempatan ini rektor juga sangat prihatin terhadap aktivitas hoaks yang berkembang.

“Mengutip apa yang di sampaikan oleh Ustaz Fakhruddin betapa berbahaya hoaks, agama telah melarang keras untuk menyebar berita bohong,” kata Samsul Rizal.

Samsul Rizal juga menyinggung mengenai konflik tanah yang sempat menjadi perbincangan publik antara Unsyiah dan UIN A-Raniry.

“Saya sudah coba berkomunikasi, dan surat Unsyiah untuk saat ini belum direspons oleh UIN, saya kira tidak perlu kita perselisihkan atau memperbesar, mari kita rujuk ke legalitas dan sejarahnya, tidak perlu berspekulasi apalagi sampai menyerang dan memfitnah saya secara pribadi, mari kita bangun Darussalam menjadi kekuatan kemajuan pendidikan,” ungkap Samsul Rizal.

Turut dihadiri oleh PYM Wali Naggroe Malik Mahmud Al-Haytar, forkompimda, para wakil rektor, dekan, guru besar, pengajar dan alumni Unsyiah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK