Pembunuh Teungku Imum Dalangi Rusuh Rutan Lhoksukon

ACEHTREND.COM, Lhoksukon- Kerusuhan yang melanda Rutan Kelas II B Lhoksukon, Minggu (16/6/2019) rupanya didalangi oleh narapidana seumur hidup yang bernama Syafrizal (41) warga Gampong Meunasah Teungoh, Simpang Kramat, yang dihukum karena membunuh Teungku Imum Gampong Teupin Rusep, Sawang, Aceh Utara, Muhammad Amin (73) pada Kamis (26/7/2018).

Syafrizal membunuh setelah sebelumnya berselingkuh dengan istri Muhammad Amin, akhirnya dijebloskan ke dalam penjara dan dihukum seumur hidup oleh negara.

Akibat provokasi Syafrizal, sejumlah narapidana pun membuat ulah yang berujung kerusuhan. 73 napi berhasil kabur. 20 di antaranya sudah “dikembalikan” ke dalam sel.

Kepala Rumah Tahanan Klas II B Lhoksukon, Yusnal mengatakan para napi kabur setelah menjebol jeruji jendela kantor rutan tersebut.

“Tahanan tersebut kabur setelah mendobrak dan merusak jeruji besi jendela kantor,” katanya.

Pun demikian tidak ada keterangan lebih lanjut apakah sang provokator juga melarikan diri?

Saat ini pihak kepolisian dan sipir masih melakukan pengejaran tahanan yang melarikan diri. Menurut Kabag Ops Polres Aceh Utara, AKP Iswahyudi saat ini masih fokus mengejar dan menangkap kembali tahanan yang melarikan diri.

“Saat ini personilnya sudah di lokasi untuk melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur dari rutan Lhoksukon,”katanya.

Dia menjelaskan suasana di rutan sudah kondusif. Adapun napi yang berhasil ditangkap kembali sudah dimasukkan ke dalam penjara penjara.

KOMENTAR FACEBOOK