Positif Konsumsi Sabu, Tujuh Warga Abdya Akan Diserahkan ke BNN

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Tujuh warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Selatan karena positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Ketujuh orang tersebut, yaitu JN (47), SF (47), DP (34), AR (22), dan MA (22) berasal dari Gampong Meugang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya. Dua lainnya, yaitu DI (47) warga Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, dan SY (42) warga Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie.

Selain ketujuh orang tersebut, Satres Narkoba Polres Abdya juga berhasil menangkap RZ (29) warga Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee yang selama ini terdaftar sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus narkotika.

Kapolres Kabupaten Abdya, AKBP Moh Basori SIK kepada aceHTrend, Senin (17/6/2019) melalui keterangan tertulis menyebutkan, kedelapan warga Abdya tersebut diamankan pihaknya pada Sabtu, 15 Juni 2019 sekira pukul 15.00 WIB di Gampong Medang Ara.

“Awalnya personel kita mendapatkan informasi dari masyarakat terkuat adanya keseringan transaksi narkoba di Gampong Medang Ara. Kemudian, tim Satresnarkoba langsung melakukan pengintaian di seputaran TKP, dan tim melihat ada beberapa orang yang mencurigakan, setelah itu tim langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan,” ujarnya.

Saat itu, tambah Kapolres, kedelapan orang tersebut sedang duduk di rumah pelaku JN. Setelah dilakukan penggeledahan terhadap ketujuh pelaku dan rumah pelaku JN, pihaknya tidak menemukan adanya barang bukti. Kemudian, pelaku-pelaku tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah Teungku Peukan (RSUDTP) untuk dilakukan tes urine.

“Dari hasil tes tersebut, urine mereka positif mengandung Methafetamin (zat sabu). Kemudian mereka langsung kita amankan ke Mapolres untuk dilakukan penyelidikan. Untuk pelaku RZ, yang bersangkutan tetap akan kita proses, sebab sudah menjadi DPO kita. Sementara ketujuh pelaku lainnya akan kita serahkan kepihak BNN Kabupaten Aceh Selatan,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK