Permudah Pengurusan Kartu JKN-KIS, BPJS Kesehatan Buka Loket di Gampong

Petugas BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe melayani masyarakat @aceHtTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Lhokseumawe membuka loket di desa untuk memudahkan masyarakat yang akan mendaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Ini bentuk konsistensi kami dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia sudah mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan,” kata Ketua BPJS Lhokseumawe, Manna, kepada aceHTrend, Selasa (18/6/2019).

Siang tadi, loket pelayanan dibuka di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Pihaknya mendirikan loket kecil (standbooth) untuk memberi pelayananan administrasi meliputi pendaftaran baru dan informasi kepesertaan yang dipusatkan di halaman menasah setempat.

Manna menjelaskan, setiap minggu pihaknya mendirikan loket di setiap desa untuk menjamin masyarakat  telah mendaftar sebagai peserta BPJS dan memastikan masyarakat tidak akan mengalami kesulitan mengakses pelayanan kesehatan nantinya.

Untuk mengakses layanan itu, masyarakat hanya perlu datang ke lokasi dengan membawa salinan Kartu Keluarga dan/atau Kartu Tanda Penduduk. Selanjutnya peserta diminta mengisi formulir pendaftaran untuk dikumpulkan oleh petugas.

“Nantinya pihak BPJS Kesehatan akan memverifikasi data untuk kemudian melakukan pencetakan kartu dan mendistribusikannya melalui perangkat desa setempat,” katanya.

Dia menambahkan minggu depan mereka akan hadir di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Dua.

Salah satu warga Gampong Blang Pulo, Seri Erlina, yang ditemui di lokasi mengatakan dengan dibukanya loket pelayanan BPJS Kesehatan di desa sangat terbantu. Dia mengungkapkan kedatangannya untuk mengecek status kartu anak sulungnya yang sudah berusia lewat dari 21 tahun.

“Jadi saya datang ke sini untuk pastikan apakah anak saya masih dijamin oleh BPJS, ternyata memang sudah tidak dijamin lagi dari PNS ayahnya karena dia pun sudah tidak kuliah lagi,” ujarnya.

“Kemudian saya langsung melakukan pengurusan pendaftaran baru untuknya sebagai peserta yang ditanggung pemerintah, alhamdulillah jadi tidak usah jauh-jauh ke kota,” katanya lagi.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK