Mesjid Oman Kembalikan Status Agung Kepada Walikota

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Berstatus Mesjid Agung Kota Banda Aceh sejak 2 Desember 1992, Mesjid Oman Al-Makmur Lamprit yang berada di kawasan Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, mengembalikan status tersebut kepada Walikota. Adanya intervensi dari kelompok aswaja menjadi penyebabnya.

Surat yang ditandatangani oleh Keucik Gampong Bandar Baru, Mahyuni, beserta Imam Gampong Bandar Baru Yusbi Yusuf, bertarikh 21 Juni 2019, begitu cepat menyebar di media sosial. Surat yang ditembuskan kepada enam instansi tersebut berisi tiga poin.

Pertama, status Mesjid Agung pada Mesjid Al-Makmur Bandar Baru dikembalikan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh diserta dengan pengembalian SK kepengurusan Mesjid Agung Al-Makmur yang belum dilantik.

Kedua, selanjutnya Mesjid Agung Al-Makmur diubah namanya menjadi Mesjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Ketiga, keputusan ini dibuat berdasarkan hasil musyawarah tokoh dan warga Gampong Bandar Baru yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2019 di Aula Kantor Geuchik Gampong Bandar Baru.

Mahyuni dan Yusbi Yusuf dalam surat tersebut mengatakan bahwa praktik beribadah dan kajian yang digelar di sana berdasarkan sunnah yaitu Alquran dan hadist, telah coba diintervensi oleh sejumlah kelompok yang menamakan dirinya aswaja, dengan alasan karena Mesjid Oman sebagai Mesjid Agung milik Pemerintah Kota Banda Aceh. Mereka tidak mengetahui bila mesjid tersebut merupakan milik Gampong Bandar Baru.

“Selama ini kerap mendapatkan intervensi dari pihak-pihak lain (kelompok aswaja, cs) yang tidak memahami bahwa mesjid inu sepenuhnya milik masyarakat Gampong Bandar Baru. Sejak ditetapkan sebagai Mesjid Agung pada 2 Desember 1992, Pemerintah Kota Banda Aceh tidak pernah mencampuri kewenangan yang menyangkut prinsip ibadah dan pengkajian ilmu di Mesjid Al-Makmur, karena prinsip-prinsip yang dijalankan di mesjid ini sudah sesuai dengan Alquran dan hadist,” tulis keduanya.

Lalu bagaimana tanggapan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman terhadap pengembalian status tersebut?

Melalui Kepala Humas Pemerintah Kota Banda Aceh Taufik Alamsyah, Sabtu (22/6/2019) Aminullah mengatakan sudah mengetahui surat yang berisi pengembalian status Masjid Agung atas Mesjid Oman Al-Makmur oleh Geuchik dan Imam Gampong Bandar Baru.

“Sepulangnya Pak Walikota dari Bali persoalan tersebut akan dibawa ke dalam rapat forkopimda dan MPU Kota Banda Aceh,” ujar Taufik Alamsyah yang merupakan Kepala Humas Banda Aceh yang dikenal luas mampu membangun komunikasi dengan ragam kalangan. []

KOMENTAR FACEBOOK