Mampu Cakap Bahasa Inggris, Santriwati Dayah Perbatasan Aceh Singkil: Terima Kasih Baitul Mal

Poppy Rahayu @aceHTrend/Hasan Basri

ACEHTREND.COM, Singkil – Sejumlah santriwati di Dayah Safinatus Salamah yang terletak di perbatasan Aceh-Sumut, tepatnya di Desa Biskang, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, merasa bersyukur dapat belajar di dayah milik Pemerintah Aceh itu.

Sebagian besar dari mereka didanai oleh Baitul Mal Kabupaten Singkil. Biaya bulanan sebesar Rp400 ribu per bulan ditanggung oleh Baitul Mal Kabupaten Singkil.

“Ada 450 santri di sini. 224 Orang dari mereka ditanggung biayanya oleh Baitul Mal Kabupaten Aceh Singkil. Uang makan plus jajan sebesar Rp420 ribu per orang ditanggung semuanya setiap bulan,” kata Tgk Syarkawi, kepala dayah, kepada aceHTrend, Selasa (25/6/2019).

Beberapa santriwati dari keluarga miskin yang ditemui mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Baitul Mal Aceh Singkil.

Santriwati bersama aceHTrend dan pejabat Bappeda Aceh dalam kunjungan ke dayah perbatasan

“Senang sekali dapat belajar di sini dengan biaya di bawah tanggungan Baitul Mal,” kata Poppy Rahayu, siswi kelas III tsanawiyah dayah tersebut dibenarkan oleh teman-temannya.

Poppy berasal dari Pulau Banyak, ayahnya adalah nelayan. Dia mendapat informasi tentang dayah perbatasan dari pamannya.

Poppy dan teman-temannya dalam keseharian berbicara dalam Bahasa Arab dan Inggris. “Kalau saya sekolah di kampung tentu saya tak bisa berbicara dalam bahasa Inggris dan Arab,” katanya.

Mereka meminta Dinas Dayah untuk menyediakan guru bahasa Arab yang alumni Timur Tengah dan guru bahasa Inggris yang alumni Eropa.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK