Ternyata Kerusuhan di Rutan Lhoksukon Dipicu Api Cemburu

SS dan NS di halaman Mapolres Aceh Utara sebelum konferensi pers, Selasa, 25 Juni 2019 @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Empat narapidana di Rutan Lhoksukon ditetapkan sebagai biang kerok kerusuhan yang terjadi pada Minggu (16/6/2019). Masing-masing narapidana tersebut berinisial SS, NS, BS, dan RI. Dua di antaranya SS dan NS dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Aceh Utara Selasa sore (25/6/2019).

Kabag Ops Polres Aceh Utara AKP Iswahyudi didampingi Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah dalam konferensi tersebut mengatakan, dua narapidana lain yakni BS dan RI masing-masing sedang mengikuti sidang dan sudah dipindahkan ke Rutan Bener Meriah.

Otak kerusuhan itu katanya adalah SS. Dia juga yang memprovokasi napi lainnya untuk mendobrak pintu utama rutan yang menyebabkan 73 napi lainnya kabut.

“Kerusuhan itu dipicu karena SS kecewa dan sakit hati pada pacar gelapnya berinisial M yang juga napi di rutan itu. Diduga kekasihnya itu berselingkuh dengan pria lainnya,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dari 73 napi yang kabur, 39 napi lainnya masih buron dan akan terus dikejar. “Sisanya kita buru terus. Kami imbau yang lain menyerahkan diri,” pungkas AKP Iswahyudi.

Sedangkan, SS mengungkapkan dirinya mendobrak pintu rutan karena spontan lantaran cemburu pada kekasihnya berinisial yang M juga tahanan rutan setempat.

“Alasan saya mendobrak pintu rutan karena cemburu dengan M dan mencoba ingin mencolok matanya dengan sikat gigi yang sudah saya rucingkan,” Kata SS kepada awak media.

Dia mengatakan saat melakukan hal tersebut dia sudah siap mati agar bisa kabur dari rutan tersebut, sebelum mendobrak pintu rutan, dia juga mengajak napi lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK