Tim Pansus DPRK Abdya Soroti Kondisi Sejumlah Infrastruktur

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Tim Pansus Komisi B dan D DPRK Abdya, Muslidarma, menyoroti kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Abdya yang terbengkalai. Bahkan bangunan tersebut terkesan dibiarkan tidak terkunci sehingga beberapa waktu lalu disatroni maling.

Ia mengatakan, kehadiran Tim Pansus tersebut untuk mengevaluasi kinerja pemda baik fisik dan nonfisik. Namun dalam pelaksanaannya pansus fokus pada kegiatan fisik dan bila ditemui permasalahan akan dituangkan dalam laporan pansus.

“Pansus ini bukanlah untuk mencari kesalahan, tapi kami ingin melihat langsung apa yang berkaitan dengan banyaknya isu yang berkembang di tengah masyarakat saat ini,” ungkapnya dalam rapat paripurna Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Abdya tahun 2018 di Aula DPRK Abdya, Selasa (25/6/2019).

Kondisi serupa, kata Muslidarma, juga terjadi pada Balai Latihan Kerja (BLK) Abdya. Bangunan itu dalam keadaan kosong tanpa petugas penjaga sehingga alat pelatihan dalam keadaan rusak dan sebagian sudah banyak yang hilang.

“Kemudian Pendopo Bupati Abdya di Gampong Lhueng Tarok, Kecamatan Blangpidie, saat ini bangunan tidak ada penjagaan sehingga beberapa sisi bangunan sudah mulai rusak termasuk beberapa lampu penerang di bangunan itu sudah hilang,” ujarnya.

Selain itu, tim Pansus juga menyorot Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya terkait calon petani dan calon lahan (CPCL) harus betul-betul diverifikasi supaya tidak tumpang tindih penerima bantuannya. Pasalnya, Tim Pansus menemukan sejumlah bibit pinang batara yang belum ditanam dan masih di rumah ketua kelompok.

Selanjutnya, mereka juga mengkritisi pelayanan di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya. Tim Pansus menemukan ada ruang pasien yang tidak memiliki AC dan air bersih.

“Pengelolaan limbah medis juga kapasitasnya masih kurang dan hanya mampu menampung satu meter kubik per jam. Selain itu, jalan kompleks rumah sakit untuk segara ditingkatkan, termasuk kinerja petugas medis juga kurang profesional dan pilih kasih, alpotekes juga harus diatasi agar pasien tidak terlalu lama mengantre obat,” tegasnya.

Dalam laporan itu, Muslidarma juga menyentuh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya. Di Dinas itu, tim Pansus menyorot keadaan bangunan kantor yang tidak memiliki pagar sehingga ternak dengan mudah lalu-lalang di seputaran kantor.

“Kita minta ke depan, dinas ini agar menganggarkan pembuatan pagar,” pungkasnya.

Dalam paripurna yang dihadiri Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Abdya Muslizar MT, Ketua DPRK Abdya Zaman Akli, Wakil Ketua Romi Syah Putra dan Jismi, unsur Forkompinkab Abdya, Sekda Abdya Drs Thamren, para asisten, staf ahli, kepala SKPK, dan undangan lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK