Dana Desa Terlanjur Diplotkan untuk Beli Benih IF8, Ternyata Belum Ada Izin dari Kementan

Benih padi IF-8

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Puluhan desa di Kabupaten Aceh Utara telah mengalokasikan dana khusus yang berasal dari dana desa untuk pembelian benih padi IF8 dengan besaran bervariasi antara Rp24-48 juta.

Padahal sebelumnya Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Distan) Aceh Utara telah melarang penggunaan benih padi IF8 dengan alasan belum dilepas oleh Kementerian Pertanian RI dan belum mengantongi sertifikat izin.

Larangan itu menindaklanjuti surat Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Nomor: 510.796/IX tanggal 15 Mei 2019 perihal Penyaluran Benih Tanpa Label.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Aceh Utara, Fakhrurradhi, saat dihubungi via telepon, Jumat (28/6/2019) menyebutkan, terkait dana desa yang sudah terlanjur dialokasikan untuk pembelian benih padi IF8 itu nanti pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bupati Aceh Utara.

“Dana tersebut terlanjur dialokasikan sebelum keluar surat edaran pelarangan benih padi IF8,” katanya.

Terkait dana yang sudah terlanjur diplotkan untuk pembelian benih padi IF8, maka itu harus direvisi nama kegiatan pembelian nama bibit itu.

“Nanti kita akan melakukan koordinasi bagaimana terbaik terkait dana yang sudah diplot untuk pembelian benih padi IF8,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK