Dewan Ajak Masyarakat Abdya Tidak Menangkap Ikan Secara Ilegal

Julinardi

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Anggota DPRK Abdya, Julinardi, mengajak masyarakat agar tidak menangkap ikan di DAS Krueng Beukah, Blangpidie dengan cara disetrum atau diracun. Akibat dari tindakan itu bisa mencemari lingkungan dan memusnahkan populasi ikan di sungai yang menjadi ikon pariwisata di Abdya.

“Kami mengajak masyarakat tidak meracun atau menyetrum ikan di DAS Krueng Beukah. Sebab perbuatan itu jelas merusak lingkungan dan juga mengancam kelestarian ekosistem sungai,” ujar Julinardi, Minggu (30/6/2019).

Julinardi mengingatkan, meracun dan menyetrum ikan dapat dipidanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 tahun 2014 tentang Perikanan. Dalam pasal 84 juga disebutkan, bahwa menangkap ikan dengan alat berbahaya diancam pidana maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1,2 miliar.

“Boleh saja menangkap ikan di sungai, asalkan dengan cara yang wajar seperti dipancing, menjaring agar kelestarian sungai bisa terjaga,” ujarnya.

Dirinya mengimbau agar masyarakat Abdya menjauhi perbuatan-perbuatan melanggar hukum, agar masyarakat Abdya terhindari proses hukum yang berlaku.

“Lebih baik kita menghindari perbuatan-perbuatan melanggar hukum yang dapat merugikan kita. Maka saya mengimbau agar kita sama-sama menjaga kelestarian sungai yang ada di Abdya agar ke depannya bisa dinikmati oleh generasi seterusnya,” kata politisi Partai Hanura tersebut.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK