KMA Sebut Penanganan Dugaan SPPD Fiktif Dewan Abdya Lamban

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Keluarga Mahasiswa Abdya (KMA) melalui Kabid Hukum Rifal Hardian menilai, penanganan kasus dugaan SPPD fiktif anggota DPRK Abdya terkesan lambat. Ia meminta Kejari Abdya serius menangani kasus tersebut.

“Kita minta kepada kejaksaan untuk segera menggelar kasus tersebut, supaya adanya kepastian hukumnya,” ungkap Rifal lewat rilis yang diterima aceHTrend, Selasa (02/07).

Rifal menilai, kasus dugaan SPPD fiktif tersebut sudah lama ditangani oleh pihak Kejaksaan Abdya, tapi kasus tersebut terkesan berjalan sangat lambat, sehingga kepastian hukumnya pun tidak jelas terhadap kasus itu.

“Inikan sudah lama ya, sudah sejauh mana pun kita belum tahu, apakah sudah di mulainya penyelidikan atau bahkan sudah ke penyidikan, kita enggak tahu, karena dari kejari sendiri tidak pernah membukanya,” kata Rifal.

Pihaknya berjanji akan mengawal terus perkembangan kasus tersebut, jika tidak ada kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan ke publik, maka pihaknya akan mengadukan proses penanganan perkara tersebut ke Jamwas Kejagung dan Komisi Kejaksaan.

“Jika begini terus tidak jelas sejauh mana, kita akan laporkan kasus ini ke pihak yang lebih tinggi dalam lingkungan kejaksaan, kalau bukan ke Jamwas Kejagung berarti ke Komisi Kejaksaan,” tegasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK