Rektor Unsyiah: Presiden Serius Bangun Aceh

Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Samsul Rizal,M.Eng., mengatakan Presiden Joko Widodo sangat serius membangun Aceh di bidang ekonomi. Bekas insinyur kehutanan Universitas Gadjah Mada itu ingin Aceh maju.

Hal ini disampaikan oleh Samsul Rizal, Senin (2/7/2019) menjawab aceHTrend, terkait pernyataan Presiden Jokowi yang meminta PM India Narendra Modi memperluas interaksi bisnis dalam kerja sama maritim kedua negara. Hal ini dapat dimulai dari peningkatan interaksi antara pengusaha Aceh dan Andaman-Nicobar. Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak India untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur konektivitas di Sabang.

Pertemuan keduanya tersebut digelar di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di INTEX, Osaka, Jepang, pada Sabtu, 29 Juni 2019.

Menurut Samsul Rizal, ajakan Jokowi tersebut sebenarnya sudah jauh-jauh hari disahuti India. Pada tahun 2018 Duta Besar India untuk Indonesia sudah tiga kali berkunjung ke Aceh. Unsyiah bersama beberapa kampus lainnya di Aceh ditunjuk oleh Kementerian Luar Negeri RI untuk menyusun kajian.

“Hari Rabu (4/7/2019) saya diundang ke Jakarta untuk membahas hasil kajian yang sudah dibuat oleh Unsyiah,” kata Samsul Rizal.

Menurut putra Aceh Timur itu, salah satu yang menarik untuk dikaji adalah potensi kerja sama antara Aceh dan Nicobar, India. Secara jarak Aceh dan Nicobar hanya 40 menit terbang dengan pesawat. Atau enam jam bila menggunakan ferry.

Saat ini, dengan jumlah penduduk 500.000 jiwa serta turis yang datang tiap tahun mencapai angka yang sama, Nicobar adalah kawasan paling potensial untuk digarap. Dengan dukungan serius Pemerintah Pusat, hal tersebut tidaklah sulit.

“Saya sudah sarankan ke Plt Gubernur untuk membangun kerjasama dengan Air Asia agar membuka fligh Aceh-Nicobar. Semoga ditindaklanjuti,” katanya.

Saat ini bola ada di tangan Aceh. Apakah dukungan serius Pemerintah Pusat akan dimanfaatkan atau tidak? Nicobar butuh semen, pasir, bata dan sayuran. Aceh secara geografis mampu menjangkaunya.

Tambahnya lagi, feedback lainnya, Aceh berpotensi bisa menggarap turis India yang berkunjung ke Nicobar untuk melanjutkan kunjungan ke Aceh untuk melihat tinggalan nenek moyang mereka di Indrapatra,Indrapuri dll.

KOMENTAR FACEBOOK