Capai 104, Penderita HIV/AIDS di Aceh Utara Didominasi Anak Muda

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe- Kecamatan Dewantara menjadi daerah paling tinggi terjangkit virus Human Immunodeficiency Virus/Acquiret Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Aceh Utara. Dari tahun 2007 hingga 2018 ditemukan 14 kasus di Kecamatan setempat.

Sedangkan di urutan kedua ada Kecamatan Baktiya terdapat 9 kasus dan disusul dari Kecamatan Lhoksukon, Muara Batu dan Meurah Mulia 6 kasus. Keseluruhan dari tahun 2007-2018 terdapat 104 kasus HIV/AIDS.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Khalmidah melalui Kabid Pengendalian P2P dr. Achriani Fitri mengatakan kasus virus HIV/AIDS setiap tahunnya meningkat. Tahun 2017 ditemukan 16 kasus terdiri 7 kasus penderita HIV dan 10 kasus pada penderita Aids. Sedangkan tahun 2018 terdapat 15 kasus HIV dan 2 Kasus AIDS dengan total 17 kasus HIV/AIDS.

Achrini Fitri menjelaskan dari 104 kasus HIV/AIDS tahun 2007 – 2018 ada 37 orang masih hidup dan meninggal 17 orang penderita HIV. Sementara penderita AIDS terdapat 11 orang masih hidup dan 39 orang meninggal dunia.

Jika dilihat dari persentase umur pada tahun 2017-2018, orang yang terkena virus HIV/AIDS mencapai 40 persen di usia 20-29 tahun, sedangkan usia 30-39 tahun terdapat 29 persen. Menurut jenis kelamin terdapat 66 laki-laki dan 38 wanita dari 104 kasus HIV/AIDS.

Achrini Fitri menambahkan untuk mengurangi peningkatan terjangkit HIV/AIDS pihaknya sudah membentuk tiga gampong percontohan peduli HIV/AIDS di Kecamatan Dewantara. Nanti pihak Dinkes akan memberi pelatihannya di gampong tersebut.

Ilustrasi dikutip dari news medical.net.

KOMENTAR FACEBOOK