BNN Temukan Ladang Ganja di Tanah Milik Negara

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menemukan ladang ganja siap panen di kawasan Desa Pulo, di pegunungan Seulimeum, Aceh Besar. Ketinggian tanaman tersebut sudah mencapai 50-310 cm dan berada di lahan seluas lebih 1 hektare.

Sebanyak kurang lebih 40.000 batang ganja berusia 3-4 bulan tersebut langsung dimusnahkan oleh petugas gabungan di tempat. 

“Penemuan ladang ganja ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang diterima oleh tim BNN, menindaklanjuti laporan itu kami lakukan penelusuran selama seminggu,” kata Kepala Sub Direktorat Narkotika Alami, Aldrin M Hutabarat, dalam rilis yang diterima aceHTrend, Kamis malam (11/07/2019).

Aldrin menambahkan, untuk melakukan pemusnahan pihaknya mengerahkan sebanyak 102 personel, terdiri atas anggota Propam, Satuan Brimob Polda Aceh, Kodim, Tim BNN Pusat, BNNP Aceh, Polda Aceh, dan Polres Aceh Besar.

Untuk bisa tiba di lokasi, tim harus menempuh jarak tiga jam dengan berjalan kaki melewati medan yang sangat terjal. Karena lokasi ladang berada di pegununggan terjal hingga tim BNN kesulitan menemukan pemilik tanaman ganja tersebut.

“Kamisedikit kesulitan menemukan tersangkanya, karena ini daerah perbukitan yang terjal, dan tanaman ganja ini ditanam di atas tanah milik negara,” imbuh Aldrin.

Hingga saat ini, total lahan ganja yang berhasil dimusnahkan BNN dalam tahun 2019 seluas 5,5 hektare. Dengan dilakukannya pemberantasan lahan ganja ini, BNN berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi menanam ganja sesuai dengan Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK