Bappeda-Akademisi UIN Ar-Raniry Kaji Perdagangan Online Islami

Aswar (pejabat Bappeda Aceh), Dr Tgk Muhammad Yasir Yusuf (penulis), Farid Fathuny (penulis) @aceHTrend/Hasan Basri M Nur

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Bappeda Aceh bekerja sama dengan akademisi UIN Ar-Raniry melakukan kajian perdagangan online. Hasil dari kajian ini akan ditertibkan menjadi buku ilmiah populer.

“Output dari kajian ini akan lahir sebuah buku bergaya pop sebagai bahan bacaan dan menjadi semacam panduan bagi pelaku bisnis digital di Aceh, terutama generasi milenial,” kata Aswar Liam S.Hut, Kasubbid Pengembangan Usaha dan Investasi Bappeda Aceh, dalam sambutan pada FGD bedah draf buku yang digelar di Gedung PPs UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (16/7/2019).

“Fenomena perdagangan sudah mulai mengarah ke sistem online, sementara para pelakunya tidak memiliki bacaan terkait perdagangan online yang sesuai syariah. Nah, atas pertimbangan itulah kami yang ingin memfasilitasinya,” lanjut Aswar.

Draf buku Tata Niaga Islami Berbasis Digital itu dibahas dalam FGD dengan narasumber utama Dr Tgk Armiadi Musa (dosen Fiqh Modern PPs UIN Ar-Raniry) dan Ahmad Fitri Annahar (pelaku bisnis online di Aceh). Sejumlah akademisi, pejabat dari dinas terkait dan mahasiswa PPs hadir dalam FGD itu.

Armiadi Musa menyarankan agar dikaji dan ditulis dengan jelas alur transaksi online sehingga dipahami secara benar dan ilmiah.

“Kalau tidak paham alur transaksi dengan benar bisa muncul kesimpulan haram bisnis online. Makanya perlu dengan baik, lurus dan oleh orang yang alim di bidang ini,” kata Armiadi.

Armiadi mengapresiasi kajian dan penulisan buku bisnis online atau e-commerce. “Kajian dan buku ini sangat berguna bagi mahasiswa kami di Prodi Fiqh Modern,” katanya.

Kajian dan buku ditulis oleh Dr Tgk Muhammad Yasir (dosen FEBI UIN Ar-Raniry), Farid Fathuny Ashal Lc MA, dan Mulkan Fadhli MT (pakar digital). Sementara Hasan Basri M Nur dipercaya sebagai editor.

Setelah diterbitkan, buku ini akan dibagi secara percuma kepada pelaku e-commerce dan orang yang membutuhkannya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK