Ayah yang Hamili Anak Tiri di Abdya Divonis 20 Tahun Penjara

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akhirnya memvonis 20 tahun penjara bagi Muhammad Ikhsan (31), terdakwa kasus pencabulan anak tirinya hingga hamil. Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp800 juta subside tiga bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blangpidie, Selasa (16/7/2019).

Pria asal Sumatera Utara tersebut terbukti bersalah karena telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak tirinya hingga hamil.

“Mulai hari ini kasus tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkcrach),” ungkap Ketua PN Blangpidie, Zulkarnain, usai melaksanakan sidang putusan.

Ia mengatakan, putusan hukum terhadap terdakwa Muhammad Ihsan lebih tinggi dari lima tahun tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Abdya yang menuntut terdakwa 15 tahun penjara dengan denda Rp800 juta atau subsider 3 bulan penjara.

“Penambahan 5 tahun penjara terhadap terdakwa itu sudah melalui pertimbangan oleh Majelis Hakim dan sesuai dengan fakta kejadian yang dilakukan oleh terdakwa secara berulang-ulang ditambah lagi korbannya masih di bawah umur,” jelasnya.

Untuk kasus ini, kata Zulkarnaini, terdakwa dijerat dengan Pasal 76 d UU Tahun 2014 dan Pasal 81 ayat 3 Tentang Penambahan Pidana 5 Tahun penjara atau Sepertiga dari Pidana maksimal 15 Tahun Penjara.

“Atas vonis tersebut, terdakwa menerima dan untuk selanjutnya akan menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyaraktan Kelas III B Alue Dama, Abdya,” ujarnya.

Muhammad Ikhsan dilaporkan pada polisi atas tuduhan menghamili anak tirinya Bunga (nama samaran) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kasus asusila tersebut terungkap pada Maret 2019 lalu berawal dari kecurigaan guru di sekolah Bunga.

Dewan guru curiga terhadap kondisi Bunga yang sudah tidak seperti biasa dan terlihat lemas, apalagi di bagian perut Bunga mengalami kelainan. Atas kecurigaan itu, pihak sekolah kemudian menyampaikan peristiwa itu ke perangkat desa. Kemudian masyarakat langsung menangkap tersangka yang sedang bekerja sebagai kuli bangunan di Gampong Aleu Padee, Kecamatan Kuala Batee, Abdya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK