Pengrajin Aceh Dilatih Membuat Suvenir dari Oen Seuke

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melatih pembuatan cindera mata berbahan daun pandan atau oen seuke kepada 50 pengrajin di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

Workshop yang juga melibatkan anggota bidang SDM Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh ini, dilaksanakan pada 17-18 Juli 2019 di Hotel Grand Aceh Syariah. Pelatihan ini mendatangkan langsung pengusaha suvenir oen seuke dari daerah Pidie Jaya sebagai pemateri.

Plt Kabud PUPK Disbudpar Aceh, Ismail, berharap pelatihan pembuatan suvenir khas Aceh tersebut dapat memperkaya ragam opsi cendera mata bagi para wisatawan yang berkunjung ke Aceh nantinya.

“Pelatihan pembuatan suvenir ini diharapkan dapat membantu memberikan pemasukan lebih kepada para perempuan Aceh, terutama yang memiliki minat di bidang bisnis suvenir. Diharapkan cendera mata yang dihasilkan bernilai jual tinggi dan juga layak beli, tentunya dengan tidak meninggalkan prosesi halal dalam setiap tahap pembuatannya,” ujarnya melalui siaran pers.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung terkait teknik pembuatan dasar-dasar anyaman tikar berbahan oen seuke, teknik sulam pita hingga pembuatan ragam produk suvenir berbahan dasar pandan.

Adapun ragam cendera mata yang dihasilkan selama pelatihan berupa alas duduk/tikar, tas tangan, tas selempang, kotak tisu, dan kipas.

Pelatihan penuh keakraban yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, tak hanya berhasil menghasilkan produk suvenir khas Aceh berbahan dasar pandan yang cantik, tetapi juga membantu para peserta membangun relasi antarpengrajin dari ragam desa di Provinsi Aceh. Seperti informasi terkait kerajinan jeu-e (tampah) dari desa Lamgirek, tas bordir Aceh dari Montasik, dan anyaman tikar berbahan dasar biluy dari Gampong Nusa.

Seuke atau pandan laut sangat mudah ditemui di Aceh. Tanaman ini umumnya tumbuh di daerah pesisir pantai.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK