Dayah Oemardiyan Borong Juara Kompetensi Sains Madrasah Se-Aceh Besar

Pembagian piala dan hadiah kepada para juara KSM Kemenag Aceh Besar 2019

ACEHTREND.COM, Jantho – Pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan siswa Madrasah Aliyah (MA) Teungku Chik Oemardiyan Indrapuri berhasil memborong 10 piala pada ajang Kompetensi Sains Madrasah (KSM) se-Kabupaten Aceh Besar yang digelar Kantor Kementerian Agama setempat di Jantho, Sabtu (20/7/2019).

“Ini adalah kegiatan rutin Kemenag untuk mengevaluasi kemampuan anak-anak didik di jenjang MI, MTs, dan MA,” kata H Abrar Zym, Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, kepada aceHTrend, Minggu (21/7).

“Para juara dari ajang KSM tingkat Kabupaten Aceh Besar ini akan ikut event yang sama di tingkat Provinsi Aceh dan kemudian tingkat nasional di Manado, dalam tahun ini juga,” sambung Abrar.

Adapun ke-10 juara yang diraih para siswa/siswi dari Dayah Oemardiyan, yaitu bidang IPA Terpadu tingkat Madrasah Tsanawiyah, Juara I Rizka Safitri, Juara III Ahmad Faiz, dan Juara Harapan II Nurul Azzahra.

Bidang Matematika, Juara I Rafif Orra, dan Juara Harapan II Azzikra Rabbani.

Untuk bidang Ilmu Ekonomi Tingkat MA, siswa/siswi Oemardiyan berhasil menyabet dua gelar juara, yaitu Juara I diraih Kamal Kurnia Hasan, dan Juara Harapan II oleh Masyura.

Bidang Matematika, Juara II, III, dan Harapan II diraih siswa/siswi Oemardiyan atas nama Aprilia Zalsabila, M Al Hidziq Tarmizi, dan Hasan Khatimah. Juara I bidang ini diraih siswi SMA Modal Bangsa atas nama Syafina Maura Zahrani.

Sementara di bidang Ilmu Geografi, santri MA Oemardiyan atas nama Nur Fauzin Inayati hanya berhasil meraih Juara Harapan III. Juara I Geografi diraih Muammar dari MA Insan Qurani.

Di bidang Ilmu Biologi Juara I diraih oleh Tasnim dari MA Ruhul Islam Anak Bangsa. Bidang Fisika Juara I diraih Nur Azmi dari MAN 1 Aceh Besar. Bidang Kimia Juara I diraih Maulidia dari MAN 3 Aceh Besar.

Mengenai sekolah di bawah Dayah Oemardiyan memborong banyak juara, Abrar Zym menyebutkan, mutu madrasah di dayah-dayah terpadu saat ini semakin bagus dan terus meningkat.

Sementara adanya keterlibatan sekolah umum di bawah Dinas Pendidikan, menurut Ketua Panitia KSM Aceh Besar 2019, Suryadi S.Ag, ini merupakan imbauan dari pusat.

“Dalam event KSM milik Kemenag kami diminta untuk mengundang sekolah di bawah Kemendiknas. Demikian juga seharusnya event di bawah Dinas Pendidikan sejatinya diajak madrasah mulai MI, MTs hingga MA,” kata Suryadi yang alumnus Fakultas Tarbiyah Jurusan Bahasa Arab UIN Ar-Raniry ini.

“Tapi kami tak tahu kenapa pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Aceh Besar tahun ini, sekolah-sekolah di bawah Kemenag tak diundang,” pungkas mantan kepala MA Ruhul Islam ini bertanya-tanya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK