Sebut TAPA Laksana ‘Anjing’, Karimun Usman Nilai Kautsar Tak Beretika

ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Ketua DPD I PDIP Aceh Karimun Usman, menilai Kautsar, SH.I., anggota DPRA, tidak memiliki etika karena mengumpamakan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan kepala SKPA sebagai ‘anjing pembangkang’ bersebab dana hibah dan bansos 2019 tak kunjung bisa direalisasikan.

Dalam siaran pers yang dikirim ke aceHTrend, Minggu (21/7/2019) Karimun menyebutkan seorang anggota DPRA sangat tidak punya etika karena ucapannya itu.

“Oknum Anggota DPRA sangat tidak punya etika! Apapun Kesalahan TAPA & SKPA tak pantas menyebut anjing-anjing. Kalau dibalik, apa kerja anggota dewan sewaktu menyusun APBA 2019? Kok diam tidak bereaksi, dan Kenapa disahkan kalau tidak sesuai program & perencanaan?” Kata Karimun.

Menurut Karimun, sebagai rakyat ia menilai apabila terjadi SiLPA APBA 2019 kesalahannya ada pada anggota dewan. Karena DPRA yang mengesahkan demua program perencanaan pembangunan Aceh.

“Jangan bilang TAPA &!SKPA anjing. Kalau masyarakat menbalik kata-kata tersebut bagaimana perasaan DPRA yang terhormat? Jangan karena tak terpilih sebagai Anggota DPR RI, lalu melepaskan kekesalannya ke Pemerintah Aceh. Ini Anggota dewan yang tidak memberi tauladan yang baik dalam tutur kata ke pada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, ketika dimintai tanggapannya, Kautsar hanya menjawab singkat “Suka-suka dia ajalah.”

Sebelumnya, melalui media online Popularitas.Com, Kautsar menyebutkan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan para Kepala SKPA saat ini tak ubahnya seperti ‘anjing’ pembangkang. Kekesalan ini disampaikan Kautsar terkait dengan lemahnya kinerja TAPA dan Kepala SKPA dalam memproses program dan kegiatan APBA 2019, yang berpotensi menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA).

“Hambatan dalam proses pelaksanaan anggaran 2019 yang merupakan belanja hibah dan bansos dikarenakan kinerja para anjing-anjing pembangkang ini yang malas bekerja lebih,” kata Kautsar, Jumat, 19 Juli 2019.[]

KOMENTAR FACEBOOK