Petit Histoire Irwandi Yusuf

Irwandi Yusuf (Foto: Media Indonesia)

H, nama inisial Pegawai negeri Sipil. Bukan pejabat korup, bukan pula penjahat anggaran rakyat. hanya pegawai kelas menengah di Pemerintah Aceh. Pelayan rakyat dan peduli pada kolega. Ia sangat menghormati Irwandi Yusuf dalam beberapa hal.

H berkisah bila sebagai Gubernur Aceh Irwandi Yusuf kerap ditampilkan hidup glamour, tungang, keras kepala dan hana ditume deungo gob. Itu semua benar. Irwandi memang memiliki hobi yang mahal. Bila di periode pertama ia gemar touring dengan Rubicon, di periode kedua, ia justru hilir-mudik dengan pesawat kecil Aeroshark yang diberinama Hanakaruhokagata.

Sebagai pemimpin Irwandi dikerubungi oleh penjilat, penjahat dan pelayan rakyat. Sulit mendeteksi siapa yang benar-benar tulus membangun Aceh, atau sekedar hanya ingin mendapatkan fulus untuk memperturutkan hedonisme demi mendapatkan paha mulus.

H tentu tidak mengulas lebih dalam tentang mereka. H tahu batasan. Ia hanya pelayan rakyat yang diamanatkan oleh undang-undang.

H bercerita tentang, kerapkali, dengan wajah memelas, pura-pura tak punya uang, para tamu mengkibusi Irwandi Yusuf. Silih berganti. Semua mengaku butuh uang untuk modal usaha, tiket pulang, atap rumah bocor, biaya SPP anak di kampus, hingga yang mengaku sudah seminggu tidak makan.

“Ka siminggu lon pajoh boh ubi teureuboh di rumoh.”

Irwandi, sekalipun gemar teumeunak dan kerap abai pada banyak hal, seringkali kalah dengan sandiwara “pemain teater” yang hilir mudik setiap malam di rumahnya.

Irwandi cepat iba. Kerap tak bisa membedakan air mata buaya, air mata ceurape, air mata landok, hingga air mata penuh ketulusan. Irwandi hanya melihat air mata. Asal air mata, sudahlah, ia akan lemah dan iba. Ia tidak ingin orang lain weuh hatee.

Maka setiap malam kantongnya akan kosong. Memberikan “balenan” kepada para tamu yang datang dengan segala cerita menyedihkan. Bila kehabisan uang, Irwandi akan menelepon siapa saja yang dikenalnya dengan baik. “Hai kabi peng dile meu 10 juta. Wate na peng kubayeu,” kata H. Meniru kalam Irwandi.

H tidak lagi kaget. Irwandi memang pemurah. Gemar membantu. []

KOMENTAR FACEBOOK