Beredar Surat Distambun Aceh Laporkan Peredaran Benih Ilegal IF8 ke Polda

Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh A. Hanan @Modus Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sebuah surat berkop Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh perihal penyaluran benih tanpa label yang ditujukan kepada Kapolda Aceh dan dikeluarkan pada 28 Juni 2019 beredar ke publik. Surat tersebut disebut-sebut ada kaitannya dengan ditahannya Geuchik Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara di Mapolda Aceh saat ini.

Munirwan merupakan Direktur PT Bumides Nisami, sebuah usaha milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Saat ini, ia tengah menjalani proses hukum di Polda Aceh setelah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana memproduksi dan mengedarkan (memperdagangkan) secara komersial benih padi jenis IF8 yang belum bersertifikat.

Amatan aceHTrend, surat yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan itu tertuang dalam Nomor: 520/93/IV ditujukan kepada Kepolisian Daerah Aceh.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa telah ditemukan peredaran benih di Kecamatan Jambo Aye, Seuneuddon, dan Langkahan, serta telah beredar juga di Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Timur dengan perkiraan 60 ton. Dalam tahap prosessing benih ditemukan di Desa Meunasah Rayeuk Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara dengan perkiraan calon benih sebesar 150 ton.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan mengaku tidak melaporkan Geuchik Munirwan ke pihak kepolisian. A. Hanan membantahnya di hadapan awak media saat ditemui di Mapolda Aceh, Kamis (25/7/2019).

“Saya tidak melaporkan beliau ke pihak kepolisian, itu tidak benar,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK