DPRK Banda Aceh Gelar Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS 2020

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Kota ( DPRK) Banda Aceh menggelar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (R-KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2020, Selasa siang (30/7/2019).

Dalam rapat itu sekaligus disampaikan penjelasan dan penyerahan secara resmi RKUA dan PPAS Perubahan APBK Banda Aceh tahun anggaran 2019.

Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan ini dilakukan agar tercapainya validitas anggaran yang kredibel dan proporsional. Karena itu, prediksi anggaran prioritas harus dimasukkan dalam draf rancangan prioritas dan plafon anggaran sementara tahun 2020.

Menurut Arif Fadillah dengan adanya prediksi anggaran yang jelas dan terukur dalam dokumen prioritas dan plafon anggaran sementara tersebut, nantinya akan tergambar besaran anggaran alokasi anggaran.

“Serta urgensi program kegiatan pembangunan yang harus diproritaskan dalam dokumen RAPBK Banda Aceh tahun anggaran 2020, pada masing-masing SKPK di jajaran pemerintah Kota Banda Aceh,” kata Arif Fadillah saat memimpin rapat.

Berdasarkan hasil pembahasan bersama antara Badan Anggaran Dewan dan Tim TAPK Banda Aceh, telah disepakati dan disetujui PPAS APBK Banda Aceh tahun anggaran 2020 yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp301.244.811.245, Dana Perimbangan Rp648.421.185.000, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp280. 215.057.110.

Dengan demikian kata Arif Fadillah, jumlah keseluruhan pendapatan daerah sebesar Rp1.229.881.053.355. Belanja daerah sebesar Rp1.232.081.053.355.

PPAS tersebut merupakan dokumen yang nantinya akan menjadi pedoman atau acuan untuk penyusunan anggaran bagi masing masing dinas, badan, dan kantor serta jajaran SKPK lainya.

“Untuk memenuhi aspek legalitas, maka perlu dilakukan penandatanganan bersama terhadap dokumen KUA-PPAS tahun anggaran 2020, antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan lembaga eksekutif,” tutur Arif Fadillah.

Rapat ini turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, forkopimda, SKPK, tokoh masyarakat, dan undangan lainya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK