24 Anggota Dewan Telah Diperiksa terkait SPPD Fiktif DPRK Abdya

Kasi Intel Kejari Abdya, Radiman, SH

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Abdur Kadir, melalui Kasi Intel, Radiman, mengatakan bila pihaknya  telah selesai memeriksa 24 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya terkait kasus dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif tahun anggaran 2017.

“Kita sudah selesai meminta keterangan terhadap 24 anggota DPRK Abdya terkait dugaan SPPD fiktif ini,” ungkap Radiman, Rabu (31/7/2019).

Radiman menyebutkan, dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab tim dari Kejari Abdya dalam waktu dekat ini akan berangkat ke Banda Aceh dan Jakarta untuk mengklarifikasi data dari hasil penyelidikan.

“Agustus ini kita akan ke Banda Aceh dan Jakarta. Dan kita juga akan mampir ke Banda Aceh untuk menanyakan ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Aceh terkait dugaan SPPD fiktif ini,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Abdya dalam beberapa bulan terakhir ini memegang kasus dugaan SPPD fiktif 24 orang anggota dewan Abdya. Kasus tersebut berawal dari hasil temuan BPK RI Perwakilan Aceh yang mendapati kerugian negara mencapai Rp1 miliar lebih.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK