Tokoh Muda Singkil: Lepas dari Daerah Tertinggal Jangan Hanya di Kertas

Wanhar Lingga

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Per 31 Juli 2019, Kabupaten Aceh Singkil keluar dari status sebagai daerah tertinggal setelah beberapa tahun menyandang status tersebut sejak ditetapkan oleh Presiden Jokowi melalui Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019.

Hal ini tentunya memberi semangat dan harapan baru bagi perkembangan daerah pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan tersebut.

Salah satu tokoh pemuda Singkil, Wanhar Lingga, mengapresiasi pencapaian tersebut. Namun hal ini menurutnya jangan sampai membuat pemerintah jemawa.

Baca: Status Singkil Kini Bukan Lagi Daerah Tertinggal

“Karena sejatinya lepas dari daerah tertinggal bukan hanya di atas kertas, tetapi harus betul-betul terimplementasikan di kehidupan masyarakat,” kata Wanhar kepada aceHTrend, Jumat (2/8/2019).

Ke depan ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil benar-benar serius membangun daerah tersebut. Menurutnya masih banyak yang harus dibenahi di Aceh Singkil, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan, dan lain-lain.

Sejauh ini Wanhar melihat belum ada kemajuan yang signifikan di Aceh Singkil, terlebih di bidang infrastruktur yang masih sangat minim. Karena itu, status Aceh Singkil sebagai salah satu daerah tertinggal yang berhasil dientaskan di Indonesia bisa menjadi momentum untuk melakukan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan daerah.

“Banyak potensi yang bisa digali terutama di bidang pariwisata dengan andalannya Pulau Banyak. Selain Pulau Banyak, ada Danau Bungara yang memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Jika benar-benar serius dikelola, maka ini akan menambah penghasilan daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” kata Wanhar.[]

KOMENTAR FACEBOOK