Pernyataan Dirut Bank Aceh Syariah Dianggap Hina Nasabah

Foto dikutip dari Facebook.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh- Pernyataan Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman, yang “memberikan kesan” PNS tidak becus bekerja, membuat sejumlah pihak sakit hati. Termasuk Kepala Dinas Dayah Propinsi Aceh Usamah Elmadny.

Ketika dihubungi oleh aceHTrend, Rabu (7/8/2019) Usamah Elmadny mengatakan pernyataan Haizir Sulaiman yang mengesankan PNS bekerja tidak profesional, merupakan pernyataan tidak bernurani.

“Dengan sendirinya Pak Haizir Sulaiman telah menghina nasabah Bank Aceh Syariah. kan nasabahnya PNS semua, yang diwajibkan oleh pemerintah membuka rekeningnya di bank tersebut,” ujar Usamah. ia mengaku kecewa terhadap apa yang disampaikan oleh Haizir.

Sebelumnya, Usamah juga sempat menulis di laman facebooknya, tentang pernyataan Haizir yang menurutnya tidak patut. Berikut kutipannya:

Memang Dirut BAS selama ini sudah sangat profesional? Apa memang prestasi Anda, kecuali apa yang selama ini telah dirasakan dan diketahui publik terkait tata kelola bank yang Anda pimpin?

Apa hebatnya kalau cuma kelola kas Pemda, dan investasinya dalam bentuk kredit untuk PNS dengan jaminan SK PNS. Sebagai bankir, anda lebih dominan sebagai “bendahara” Pemda, kerja santai dan cari aman.
Atau tidak lebih profesional dari dirut koperasi?. Kualitas staf yang Anda pimpin menunjukkan kualitas Anda sebagai pemimpin.

Kenapa anda menyalahkan staf, dan menghina PNS yang selama ini menopang karir bankir Anda ?.

Apakah staf Anda saja yang salah, dan Anda sama sekali tidak berdausa, ketika tata kelola BAS seperti hari ini.

Buruk muka, kok cermin dibelah.

Saya kira ini pernyataan tidak bernurani.Mencoba menyelamatkan diri ketika ada masalah, dengan menyalahkan staf.

Kalau Anda menyalahkan staf dan mengancam pecat, kita kira di pundak Anda juga ada beban kesalahan, dan Anda juga berpeluang dipecat.

Lidah Anda telah melukai hati PNS. Anda hebat !. Dengan sadar Anda telah menghina dan melukai hati mayoritas nasabah Anda.

Sebelumnya, melalui sebuah surat kabar lokal, Haizir Sulaiman mengatakan “Selama ini, budaya kerja BAS sangat santai, terkesan semi PNS. Sekarang nggak bisa lagi seperti itu, harus profesional,” ujar Haizir. Pernyataan itu disampaikan olehnya terkait dengan kinerja karyawan BAS yang menurutnya masih lemah.

KOMENTAR FACEBOOK