Penyegelan Gedung KONI dan Kolam Renang Tirta Raya Kembali Dibuka

Pita segel bertuliskan do not cross di depan pintu lokasi pembangunan kantor KONI Aceh, Minggu, 28 Juli 2019. @aceHTrend/Taufan Mustafa.

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Penyegelan lokasi pembangunan gedung KONI dan kolam renang Tirta Raya yang sebelumnya sempat disegel oleh TNI kembali dibuka. Pembukaan ini dilakukan setelah adanya pertemuan antara Kadispora Aceh dengan Dandim 0101/BS pada Sabtu (4/8/2019).

Hasil pembicaraan itu, untuk pembangunan lanjutan yang dizinkan hanya kolam renang Tirta Raya karena akan digunakan untuk persiapan PON ke-21 Aceh-Sumut pada 2024 mendatang. Anggarannya mencapai Rp30 miliar. Sedangkan untuk pembangunan gedung KONI, anggaran tahap pertama senilai Rp4 miliar. Nantinya akan dipindahkan ke Kompleks Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya.

“Pada prinsipnya harus ada kerja sama, TNI dengan rakyat dan pemerintah harus bersama-sama, sehingga hari ini pihak TNI sangat mendukung pembangunan kolam renang untuk PON, sehingga perlu ada kerja sama yang baik, untuk kolam renang itu ke depan agar dikelola bersama,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Darmansah, saat dihubungi aceHTrend, Kamis (8/8/2019).

Setelah pertemuan pada Sabtu lalu, penyegelan langsung dibuka pada hari Minggu.

“Kemarin hanya langkah awal, saya duduk bersama Dandim, hanya duduk silaturrahmi. Menyangkut kegiatan pembangunan kolam renang, itu nanti ada surat tersendiri dari Setda Aceh,” katanya.

Untuk kolam renang, sambungnya, nanti akan dikelola bersama, memang itu tanah milik TNI. Pihak TNI kata Darmansah, mengikhlaskan lahan tersebut untuk pembangunan kolam renang menyambut PON 2024. Ini merupakan langkah awal hasil pertemuan Kadispora dengan Dandim 0101/BS Banda Aceh.

“Sementara pembangunan gedung KONI Aceh akan dipindahkan ke Lhong Raya, di Kompleks Stadion Harapan Bangsa. Sedangkan kolam renang Tirta Raya pembangunannya akan tetap dilanjutkan di tempat semula,” jelasnya.

Amatan aceHTrend di lokasi, lokasi pembangunan gedung KONI Aceh sudah tidak tersegel lagi. Seng pembatas pagar juga telah dibuka, aktivitas terlihat seperti biasa. Beberapa atlet silat terlihat bolak-balik di gedung tersebut. Sementara lokasi kolam renang yang tidak jauh dari gedung KONI Aceh, masih terlihat dipagari seng dan beberapa bagian masih terdapat pita bekas penyegelan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK