Pemko Lhokseumawe Minta Telkom Blokir Game PUBG

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe meminta PT Telkom untuk memblokir akses game online PUBG (Player Unknown’s Battle Grounds) khusus di area kota tersebut. Langkah itu diambil untuk menindaklanjuti fatwa haram yang telah dikeluarkan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terhadap PUBG beberapa waktu lalu.

“Benar, Pemko mengambil langkah tersebut, kami yang membuat surat dinas untuk ditandatangani Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lhokseumawe, Faisal, Selasa (13/8/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo Lhokseumawe, Arman, mengatakan surat itu sudah diparaf oleh kepala dinas dan Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe Miswar Ibrahim.

“Sedangkan posisi surat tersebut sudah di meja Pak Wali. Setelah ditandatangani baru dikirim ke PT Telkom,” sebutnya.

Secara teknis katanya, pemblokiran akan dilakukan untuk wilayah Lhokseumawe saja. “Karena pemblokiran itu berbasis IP (Internet Protocol). Sekarang itu IP sudah per regional. Jadi bisa saja diblokir regional Lhokseumawe saja,” katanya.

“Dalam beberapa hari ke depan surat itu sudah dikirim ke PT Telkom setelah ditandatangani Pak Wali,” pungkasnya.

Sebelumnya, MPU Aceh pada 19 Juni 2019 lalu mengeluarkan fatwa haram game online PUBG. Larangan itu berdasarkan hasil kajian dampak negatif game tersebut berdasarkan fiqh Islam, informasi teknologi, dan psikologi. Keputusan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat Aceh. Sebagian mendukung larangan tersebut dan sebagian lagi menolak.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK