Beredar Foto Dendeng Babi Kemasan Produksi Aceh Besar

Dendeng babi kemasan yang beredar di WA @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Para pengguna media sosial dan aplikasi Whatsapp dihebohkan dengan beredarnya foto dendeng babi kemasan cap Kelinci “Aguan” yang beralamat di Jalan Malahayati KM 14,5 Banda Aceh.

Hal tersebut membuat publik bertanya-tanya, apakah di daerah tersebut dalam hal ini di Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar terdapat usaha produksi rumah tangga yang memproduksi dendeng babi.

Geuchik Gampong Neuheun, Faizan, saat dikonfirmasi aceHTrend mengatakan bila KM 14,5 benar merujuk pada Gampong Neuheun. Namun di kampungnya itu sama sekali tidak ada usaha produksi dendeng tersebut.

Ken nyan, Buk. Nyan cuma dijak pakek alamat geutanyoe (Bukan itu, Bu. Mereka telah memanfaatkan nama desa kami),” ujar Faizan, Rabu petang (14/8/2019).

Faizan menegaskan bila di desanya juga tidak ada warga nonmuslim yang memelihara ternak babi. Memang ada beberapa warganya yang nonmuslim, tetapi mereka bekerja sebagai petani sayur, sebagai pekerja di toko kelontong, dan bekerja di Banda Aceh.

“Saya sedang di Bireuen sekarang. Begitu mendapatkan informasi tersebut langsung saya minta perangkat gampong untuk mengecek, tidak ada produksi dendeng babi itu,” katanya.

Faizan menyesalkan adanya kejadian tersebut dan hal itu dinilai telah mencemarkan nama desa mereka. Ia sendiri telah melihat foto yang beredar tersebut di Instagram. Namun Faizan memastikan bila dendeng tersebut tidak diproduksi di kampungnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK