KNPI PK Dewantara Gelar Lomba Maraton 10 K

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Sebanyak 250 peserta dari berbagai daerah mengikuti lomba KNPI Marathon 10 Kilometer dalam rangka memperingati hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia yang dipusatkan di depan kantor Camat Dewantara, Minggu (18/8/2019).

Ketua PK KNPI Dewantara, Saifunniza didampingi Ketua Panitia Pelakasana, Agustri mengatakan perlombaan maraton itu dibagi dua katagori yakni tingkat pelajar dan masyarakat umum. Peserta pun ada yang dari Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen.

Agustri menjelaskan, rute maraton start pertama dari depan Kantor Camat Dewantara, kemudian melewati pos satu ke Gampong Bangka Jaya, selanjutnya pos dua melewati Gampong Blukat Teubai, lalu langsung Ke Geulumpang Sulu Timu, lalu menuju ke Geulumpang Sulu Barat dan kembali ke Geulumpang Sulu Timu, dan masuk ke Uteun Geulinggang dan Ulee Pulo serta finish kembali di titik semula.

“Lomba lari marathon 10 km memperebutkan hadiah berupa uang tunai dan piala penghargaan,” ujarnya.

Agustri menyebutkan juara satu lomba maraton untuk tingkat umum dimenangkan oleh Azhar dari Kota Lhokseumawe, juara dua dan tiga masing-masing diraih oleh Ahmad Rudi dan M. Bakhtiar, keduanya anggota Den Arhanud Rudal 001. Sedangkan tingkat pelajar juara pertama diraih Irfandi asal Kecamatan Muara Batu, juara dua diraih M. Tomi Syahrul dari bola mas Aceh Utara, dan juara ketiga diraih Maulauna Khasni dari Kota Lhokseumawe.

“Kegiatan ini didukung oleh beberapa pihak, baik dari PT PIM, ADG Grinting, PT PLN Rayon Krueng Geukuh, BRI, Bank Aceh, dan lainnya,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua KNPI Aceh Utara, Agus Hidayat Thaib mengatakan lomba maraton yang dilaksanakan di Dewantara ini kegiatan perdana. Diharapkan menjadi kegiatan rutin setiap tahun yang nanti dilaksanakan oleh pemuda-pemuda di Kecamatan Dewantara.

Dia berpesan, di samping menyambut hari kemerdekaan RI, ini menjadi pemersatu khususnya bagi warga Aceh Utara. “Alhamdulillan kita sudah mulai melakukan Muscab, tentunya saat ini ada semangat-semangat baru dan mungkin dipastikan setiap kecamatan di Aceh Utara memiliki peran penuh dari pemuda dalam membuat kegiatan,” ujarnya.

“Muscab sudah dilaksanakan di 16 kecamatan, dan insyaallah dalam tahun ini muscab akan selesai dilaksanakan di 11 kecamatan lagi. Jadi ketua baru dan semangat baru,” katanya.

Manager Humas PT PIM, Nasrun, mengatakan pihaknya dari PT PIM bekerja sama dengan Tim Proyek Pupuk NPK mendukung kaderisasi untuk atlet maraton tersebut. Dia juga melihat masyarakat umum dan kalangan pelajar sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dia harapkan agar nanti muncul atlet-atlet maraton ke depannya, bahkan potensi-potensi sudah terlihat, maka layaknya mereka diberi pembinaan.

“Kegiatan ini harus ada kesinambungan untuk menciptakan kader-kader maraton, minimal nanti mereka dapat mengikuti perlombaan di tingkat provinsi,” tutupnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK