Demi Syariat Islam, Pawai di Bireuen Hanya Diikuti Anak-anak

ACEHTREND.COM,Bireuen- Dalam rangka mendukung pelaksanaan Syariat Islam, Pemerintah Kabupaten Bireuen, menggelar karnaval 17-an, yang dilaksanakan Minggu (18/8/2019) tanpa diikuti oleh peserta akil baligh. Dari ribuan peserta, semuanya diisi oleh peserta didik level Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Pun demikian, menurut Kabid Humas dan Protokoler Kabupaten Bireuen Farid Maulana, pawai kemerdekaan tetap ramai ditonton oleh warga.

“Pawai karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bireuen, Minggu (19/8/2019) pagi berlangsung meriah,” ujar Farid Maulana.

Kegiatan pawai dilepas oleh Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos bersama unsur Forkopimda di Jalan Laksamana Malahayati depan Polsek Kota Juang.

Setelah melepas peserta pawai, Bupati Saifannur dan pejabat Forkopimda segera menuju panggung kehormatan di Tgk. Chiek Johan Alamsyah (jalan Langgar) depan BNI.

Ribuan pelajar tampak bersemangat untuk mengikuti karnaval dengan rute sejumlah ruas jalan di pusat Kota Bireuen, mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB.

Para peserta terdiri dari 89 sekolah jen­jang TK dan SD/MI di Kabupaten Bireuen. Suasana bertambah meriah dengan penampilan grup drum band dan mar­ching band tingkat SD/MI.

Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan dan antusias dari ribuan murid yang memeriahkan pawai karnaval dalam rangka memperingati HUT RI ke-74.

“Karnaval memperingati HUT RI di Kabupaten Bireuen sangat meriah dan sukses, serta mendapat dukungan positif dari seluruh peserta dan masyarakat,” kata Farid.[]

KOMENTAR FACEBOOK