Polres Lhokseumawe Bekuk 16 Tersangka Curanmor Selama Operasi Sikat Rencong

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam Operasi Sikat Rencong 2019 sejak 1-20 Agustus 2019.

“Ada satu unit mobil dan 15 sepeda motor berhasil diamankan dari 16 pelaku curanmor, pengungkapan itu berhasil dilakukan selama Operasi Sikat Rencong,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T. Herlambang, dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin (19/8/2019).

Tersangka yang dibekuk, yaitu SB (31) warga Kecamatan Blang Mangat, S (33) warga Muara Dua, A (32) warga Banda Sakti, SY (32) warga Muara Dua, F (30) warga Muara Dua, FA (12) warga Banda Sakti, RA (18) warga Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Selanjutnya, tersangka RF (31) warga Kecamatan Dewantara, Y (30) warga Tanah Luas, R (43) warga Syamtalira Bayu, H (36) warga Simpang Keuramat, Aceh Utara. Kemudian, tersangka J (36) warga Kecamatan Permata, Bener Meriah, A (32) warga Kuta Makmur, AS (45) warga Nisam, BA (38) warga Nisam, dan S (40) warga Kuta Makmur, Aceh Utara.

Menurut Indra, dari 16 tersangka tersebut ada penadah dan ada pemetik serta ada residivis curanmor yang terlibat dalam kasus tersebut. Modus yang sering dilakukan oleh pelaku curanmor itu dengan melakukan pembobolan sepeda motor menggunakan kunci T.

“Setelah mereka melakukan pemetikan dan sepeda motor itu tidak dikuasai dalam waktu lama, tapi langsung dijual atau digadaikan kepada si penadah. Sehingga dari hasil penulusuran kita tangkaplah baik dari pihak pemetik maupun penadah,” ujarnya.

Indra menambahkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan mereka itu sindikat jaringan, lantaran tersangka lebih kepada bermain dengan kelompoknya sendiri. Lanjut Indra, para tersangka itu ditangkap di lokasi berbeda, ada yang di wilayah hukum Polres Lhokseumawe juga wilayah Bireuen, Aceh Utara, dan Gayo Lues.

Para tersangka tersebut telah melanggar pasal pencurian dan atau perbuatan jahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP Jo Pasal 480 KUHP, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Sedangkan barang bukti yang diamankan, lajut Indra, yakni sepeda motor Yamaha Zupiter Z (tanpa nomor polisi) warna hitam merah, Honda Supra X 125 BL 5543 DW warna hitam abu-abu, Viar Trail BK 6811 AF, Honda Baet BL 4934 KAA, Honda Vario BL 6203 BW, Yamaha Xeon BL 3827 JV, Honda Baet BL 3902 NAG, Yamaha Vixion BL 5457 AK, Yamaha Zupiter Z (tanpa nopol), Honda Supra X 125 BL 5668 NAB, Honda Scoopy BL 4454 NU, Honda Supra X 125 (tanpa plat), Yamaha Vixion BL 6566 NH, Honda Sonic BL 6834 NY, Yamaha Spacy (tanpa plat/nopol), dan satu unit mobil Ford Fiesta B 1862 PVF warna hitam.

“Untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat apabila ada merasa kehilangan kendaraan berdasarkan jenis kendaraan yang dimaksudkan itu, maka silakan datang ke Polres Lhokseumawe untuk memberikan surat-suratnya dan nanti akan dilakukan proses pengembalian barang bukti tersebut, dan pengembaliannya kita jamin gratis,” ungkap Indra.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK