14 Tahun Damai, Tapal Batas Aceh Belum Selesai

Muksalmina MTA (Ist)

ACEHTREND.COM, Banda Aceh-Pengamat Hukum dan Politik Muksalmina MTA, mengatakan 14 tahun perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia, tapal batas Aceh hingga kini belum selesai.

Dalam rilisnya yang dikirimkan ke aceHTrend, Jumat (16/8/2019) Muksalmina mengatakan Pemerintah Indonesia juga harus menerbitkan Undang-Undang tentang Batas Wilayah Aceh sesuai isi poin 1.1.4. MoU Helsinki, yang menyebutkan bahwa Perbatasan Aceh merujuk pada perbatasan 1 Juli 1956.

“Saya sangat menyayangkan pihak DPRA yang terhormat karena sudah 14 Tahun Aceh damai, tapi sama sekali tidak ada inisiatif mendesak Pemerintah Pusat secara tertulis melayangkan surat untuk menerbitkan Undang-Undang tentang batas wilayah Aceh sesuai butir 1.1.4 MoU Helsinki,” ujarnya.

ia melanjutkan, tanpa adanya regulasi terbaru yang diterbitkan terkait batas wilayah Aceh, maka batas wilayah Aceh yang disebutkan dalam Pasal 3 huruf b Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yaitu sebelah selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara tetap seperti batas saat ini, bukan batas sesuai 1 Juli 1956.

“Saya berharap kepada Anggota DPRA yang mendatang untuk benar-benar serius dalam memahami dan mempelajari, memantau dan menindaklanjuti isi MoU Helsinki serta UUPA,” imbuhnya.

KOMENTAR FACEBOOK