3R Gelar Pameran Pustaka Kampung Impian di Museum Tsunami Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Rumah Relawan Remaja (3R) kembali mengadakan Pameran Pustaka Kampung Impian yang bertempat di Museum Tsunami, Banda Aceh selama dua hari pada Sabtu-Minggu (24-25/8/2019).

Pameran ini digelar untuk mengapresiasi hasil karya anak-anak Pustaka Kampung Impian yang ada di daerah terpencil atau terdampak bencana program 3R. Mereka berasal dari Desa Bah dan Serempah, Kabupaten Aceh Tengah; Lapeng, Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar); Klieng Cot Aron, Kabupaten Aceh Besar; Sarah Baru, Kabupaten Aceh Selatan; dan Balingkarang, Kabupaten Aceh Tengah.

Selama tiga tahun ini 3R aktif dalam membimbing dan membina anak-anak dari desa tersebut melalui program Pustaka Kampung Impian yang mereka buat. Di sana para guru impian dari 3R datang ke desa-desa tersebut secara bergilir untuk membuat kegiatan bermain, berekspresi, berteman, dan juga belajar.

Setelah mengikuti proses belajar kreatif dan menyenangkan bersama para guru impian, anak-anak menghasilkan karya di kelas masing-masing dan kemudian dipamerkan melalui Pameran Pustaka Kampung Impian di Banda Aceh. Mereka yang terpilih akan diundang ke Banda Aceh untuk menampilkan karyanya dan mengikuti rangkaian kegiatan pameran.

“Tahun ini ada sekitar 25 orang anak yang kita undang ke Banda Aceh. Berbeda dengan tahun lalu lebih banyak yaitu 50 orang. Anak-anak yang diundang bukanlah anak-anak yang sama dengan tahun lalu ikut, agar semua anak di berbagai daerah tersebut dapat pergi ke Banda Aceh mengikuti pameran,” ujar Rahmania Rahman, relawan 3R kepada aceHTrend, Sabtu (24/8/2019).

Dalam pameran kali ini 3R mengangkat tema “baca”. Anak-anak yang berasal dari daerah tersebut akan menampilkan pameran karya seperti karya tulis, gambar, foto, prakarya, dan pertunjukan seni seperti tari, puisi, dan storytelling.

Selain itu, juga terdapat beberapa stan kreatif yang mengajak pengunjung membuat langsung “pouch” dari kain perca, pojok baca, dan stan “Hanbok for Books” yang menyewakan baju-baju Korea Selatan. Hasil sewa dari baju tersebut digunakan untuk membeli buku yang akan melengkapi koleksi buku di Pustaka Kampung Impian.

Pameran ini terbuka untuk umum dan gratis bagi siapa yang yang ingin menyaksikannya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK