Kebun Warga Nagan di Blang Lango Diobrak-abrik Gajah

Kondisi kebun warga yang dirusak gajah @ist

ACEHTREND.COM, Suka Makmue – Seluas 15 hektare perkebunan warga di kawasan transmigrasi lokal Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya rusak diobrak-abrik kawanan gajah liar.

Kepala Desa Blang Langoe, Oediyantri, kepada aceHTrend melalui telepon seluler siang tadi mengatakan, kawanan gajah mulai turun dan bertahan di wilayah pemukiman sejak sepekan lalu.

“Gajah merusak tanaman sawit dan pisang, karena umumnya warga selama ini hanya menanam tanaman tersebut, untuk saat ini diperkiran 15 hektare tanaman yang rusak,” kata Odi.

Hingga saat ini tambahnya, gajah masih berkeliaran di kawasan pemukiman, sehingga sebagian warganya juga harus mengungsi ke desa tertangga karena ketakutan saat malam hari.

“Sejauh ini kami sudah menyurati, melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan dinas terkait untuk melakukan penanganan terhadap persoalan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo menyampaikan, menurut informasi daerah transmigran ini berada di pinggir hutan dan masuk dalam jalur gajah.

“Jadi ini akan rutin terjadi, namun demikian kami akan upayakan penggiringan agar gajah menjauh dari lahan masyarakat,” kata Sapto saat dikonfirmasi.

Sapto juga menyampaikan daerah ini juga sudah direncanakan parit gajah, namun hal tersebut masih belum terealisasi karena masih terkendala anggaran.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK