Mahasiswa PKL UIN Dibekali Sistem Automasi Perpustakaan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Sebanyak 88 mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dibekali pelatihan sistem outomasi perpustakaan berbasis web dengan menggunakan software SLiMS dan Inlislite di UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari pada Sabtu-Minggu (24-25/8/2019).

Pelatihan ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester tujuh yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) semester ganjil tahun akademik tahun akademik 2019/2020. Menghadirkan pemateri sekaligus instruktur dari kalangan alumni Ilmu Perpustakaan yang tergabung dalam Aceh Library Consultant (ALC), masing-masing Arkin, SIP, Wandi Syahputra, SIP, Muhammad Zulkifli, SIP, dan Zulfiqri, SIP.

Ketua Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Nurhayati Ali Hasan, M.LIS menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk tanggung jawab prodi untuk pembekalan mahasiswa yang akan mengikuti magang. Mereka nantinya akan ditempatkan pada 43 perpustakaan yang ada di kawasan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar selama dua bulan terhitung mulai tanggal 02 September – 02 November 2019 mendatang.

“Pada semester ganjil tahun akademik 2019/2020, jumlah peserta magang sebanyak 88 orang yang akan melakukan magang selama dua bulan di sejumlah perpustakaan baik perpustakaan sekolah/dayah, perpustakaan perguruan tinggi maupun perpustakaan khusus instansi pemerintah maupun swasta,” kata Nurhayati Ali Hasan melalui siaran pers.

Sebelum mereka diterjunkan ke tempat magang masing-masing, kata Nurhayati terlebih dahulu prodi bersama alumni akan membekali mereka dengan berbagai pembekalan teknis, termasuk pelatihan automasi perpustakaan berbasis web dengan menggunakan aplikasi SliMS dan Inslite yang sudah menjadi keharusan bagi calon pustakawan di era digitalisasi saat ini.

Menurut Nurhayati, perpustakaan di era digital dituntut untuk beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi serta tidak menutup diri dengan perkembangan teknologi saat ini. Karena semakin majunya teknologi membuat semua hal bisa dilakukan secara online dan tentunya masyarakat menginginkan informasi yang cepat dan mudah diakses.

“Saat ini perpustakaan tidak bisa dikelola lagi secara konvensional. Perpustakaan harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi. Semoga kehadiran mahasiswa bisa membuat suatu terobosan baru, terutama yang berhubungan dengan dunia perpustakaan seperti integrasi sistem manual ke otomasi,” kata Nurhayati.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK