Suara PKS Aceh Diklaim Naik 45 Persen

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Ghufran Zainal Abidin menyatakan, bila PKS telah mampu membuktikan sebagai partai yang konsisten dalam membela kepentingan masyarakat. Hal ini berimbas pada banyaknya dukungan yang mengalir ke partai tersebut saat pemilu legislatif.

“PKS saat ini berada pada posisi yang sangat strategis dalam politik Aceh dan Indonesia. PKS sudah sangat identik sebagai partai yang konsisten dan selalu bersama masyarakat dalam isu keumatan,” kata Ghufran melalui siaran pers yang diterima aceHTrend, Sabtu (24/8/2019).

Eksistensi PKS saat ini kata Ghufran, dinilai sebagai dampak dari kepercayaan rakyat hasil kerja keras kader dan dukungan pemuka agama.

“Allah amanahkan PKS dengan dukungan yang luas dari rakyat. Alhamdulillah kerja keras seluruh kader dan tentu saja doa dari para ulama serta dukungan masyarakat luas yang luar biasa sekali. Ini menjadi kekuatan moral bagi kami untuk terus menjadikan politik untuk melayani masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pemenangan Pemilu PKS, Kasibun Daulay, menyatakan bahwa saat ini secara keseluruhan, jumlah anggota DPRK seluruh Aceh meningkat dari 24 menjadi 34 atau mencapai 40% persen. Untuk DPRA 4 menjadi 6 atau 50 % dan dari DPR RI meningkat dari satu menjadi dua anggota dewan atau naik 100%).

“Capaian hasil ini, di tengah kontestasi yang ketat dan isu politik yang panas, ternyata PKS mampu tampil maksimal dan meyakinkan rakyat bahwa pilihannya tidak salah,” kata Kasibun Daulay.

PKS menurutnya, mendapatkan kehormatan memimpin DPRK Kota Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi yang penting. Begitu juga di DPRK Aceh Besar, PKS juga menjadi salah satu pimpinan dewan.

“Semoga kontribusi pemikiran dan relasi politik akan dapat disinergikan dalam rangka membangun Aceh yang lebih baik,” kata Kasibun optimis.

Kasibun juga mengatakan, pihaknya juga melakukan konsolidasi anggota legislatif terpilih PKS Aceh 2019-2024 yang diikuti oleh 40 anggota dewan terpilih dan struktur PKS dari seluruh Aceh selama dua hari pada 24-25 Agustus 2019 di Banda Aceh.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK