38.459 Bibit Sawit Dibagikan kepada Petani Abdya

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Dinas Pertanian dan Pangan Abdya menyalurkan 38.459 bibit sawit unggul gratis kepada 10 kelompok tani di sembilan kecamatan untuk mendongkrak perekenomian rakyat.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Abdya, Azwar, mengatakan bibit tersebut disebarkan sejak dua hari lalu. Targetnya selesai dibagi dalam bulan September 2019. Bibit-bibit itu nantinya akan ditana di lahan milik masyarakat seluas 274 hektare di Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, dan Kecamatan Tangan-tangan.

Umur bibit sawit yang dibagikan ke petani tersebut sudah melebihi 12 bulan, dan sumber benihnya dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Sumatera Utara yang penangkarannya dilakukan di Kabupaten Abdya.

“Bibit sawit unggul yang dibagikan ke anggota petani secara gratis jumlahnya paling banyak 280 batang per orang untuk lahan seluas dua hektare dan paling sedikit 70 batang untuk seluas 0,5 hektare lahan,” jelasnya, Senin (26/8/2019).

Semua lahan yang dibagikan bibit sawit gratis untuk ditanam oleh petani itu sebelumnya telah dilakukan survei penentuan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) oleh petugas perkebunan, supaya penyaluran bibit sawit bantuan dari pemerintah daerah ke petani disalurkan tepat sasaran.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sukardi saat dihubungi awak media mengatakan, bibit sawit unggul yang disalurkan ke petani itu bersumber dari DOKA 2019, dan pelaksana pengadaannya dilakukan oleh CV Setia Alam.

“Benar, pelaksananya itu CV Setia Alam. Kalau jumlah kontraknya saya lupa karena sekarang saya sedang berada di Banda Aceh,” papar Sukardi.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, total luas lahan sawit di Kabupaten Abdya saat ini sudah mencapai 34 ribu hektare, dan dari jumlah itu sekitar 10 ribu hektare milik tiga perusahaan Hak Guna Usaha (HGU).

Sementara sisanya 24 ribu hektare lagi merupakan sawit milik masyarakat yang terdiri atas 18 ribu hektare tanaman sudah menghasilkan, dan sisanya lagi ada yang belum menghasilkan dan ada juga yang sudah rusak akibat diserang hama.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK