Pemkab Abdya Rapat Monev Pencegahan Korupsi Bersama KPK

@aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan rapat monitoring evaluasi (monev) rencana reaksi pencegahan korupsi bersama KPK di Aula Kantor Bappeda Abdya di Blangpidie, Selasa (27/8/2019).

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Amrizal, kepada aceHTrend mengatakan, ke depan ada delapan sektor prioritas yang akan dilakukan pendegahan korupsi di Abdya.

“Dalam rapat ini ada delapan sektor yang menjadi prioritas kita dalam rangka pencegahan pemberantasan korupsi yang terintegrasi di Kabupaten Abdya, yaitu perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah,” ungkap Amrizal.

Dengan adanya rapat pencegahan bersama KPK ini, katanya, pemerintah daerah mengharapkan pada delapan aspek prioritas tersebut lebih menyesuaikan dengan mekanisme-mekanisme yang telah diatur menurut undang-undang, baik dari penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa juga dari segi pelayan perizinan dan lain sebagainya.

“Intinya yang kita harapkan itu, para kepala SKPK menghindari dan juga melakukan pencegahan terhadap tindakan korupsi dan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Amrizal berpesan para kepala SKPK agar menerapkan aturan-aturan dan mekanisme-mekanisme yang ada dalam hal melakukan kinerja di pemerintahan, agar perencanaan anggaran yang dilakukan dapat terhindar dan sedini mungkin dilakukan pencegahan korupsi.

“Harapan kita di delapan faktor prioritas ini agar benar-benar dilaksanakan sesuai dengan aturan dan mekanis-mekanisme yang yang ada agar dapat dilakukan pencegahan terjadinya korupsi,” pesan Amrizal.

Dalam acara tersebut ikut hadir Tim Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Azril dan Harun, para Asisten Setdakab Abdya, Sekretaris Inspektorat Abdya dan para kepala SKPK dalam lingkup pemerintah Kabupaten Abdya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK